40 Warga Nagrak Terserang Chikungunya

Upaya melakukan Fooging (penyemprotan) dari puskesmas setempat. Foto : Bayu Nurmuslim/ Radar Cianjur.

RADARCIANJUR.com– Puluhan warga Kampung Cisaru RT 03 RW 06 Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur mengalami gejala sakit mirip Chikungunya, Selasa (09/11/2021).

Penyakit tersebut telah mewabah selama satu minggu lamanya menimpa dewasa, anak-anak, bahkan balita.

Kini telah ada upaya melakukan Fooging (penyemprotan) dari puskesmas setempat.

RT setempat Eka mengatakan, 40 warga teridentifikasi mengalami sakit mirip gejala Chikungunya.

“Sudah terjadi seminggu, yang laporan baru 2 keluarga, masing-masing satu keluarga 3 orang terkena,”katanya.

Eka menjelaskan, beberapa warga telah dinyatakan sembuh dengan melakukan perawatan di rumah, puskesmas dan rumah sakit.

“Ada juga satu warga yang secara mandiri di rawat di rumah sakit. Kebanyakan masyarakat takut lapor,”paparnya.

Sementara itu, salah satu warga yang terkena gejala penyakit mirip Chikungunya Asep Mulyana (37) mengatakan, dirinya telah merasakan sakit selama satu minggu.

“Badan menggigil, panas, bintik-bintik dan nyeri sendi, bahkan tidak bisa bangun sama sekali,”ungkapnya.

Namun asep kini berangsur-angsur pulih dan sedikit dapat kembali menjalankan aktivitas.

“Sudah agak mendingan, hanya saja masih terasa nyeri sendi kayak rematik,”terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur dr Irvan Nur Fauzi,
melakukan penyelidikan terkait penyakit yang mewabah

“Kami minta informasinya sampai ke puskesmas, nanti kita akan melakukan penyelidikan epidemologi dulu,”katanya

Irvan menyebut, gejala yang dialami warga disebabkan oleh nyamuk yang bersarang di tempat-tempat genangan air.

“Kemungkinan jika banyak yang terkena maka vektor (penyebabnya) nyamuk ada di situ. Nanti kami tindaklanjuti sesuai keadaan setempat,”pungkasnya. (byu)