Ditengah Pandemi, Murid SMA 1 Cianjur Terbanyak Lulus UTBK

Kepala SMA Negeri 1 Cianjur Agam Supriyanta

RADARCIANJUR.com – SMAN 1 Cianjur menjadi SMA dengan siswa lulus UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) terbanyak di Kabupaten Cianjur.

Hal tersebut sebagai bukti peningkatan mutu pendidikan meski keterbatasan ditengah pandemi Covid-19.

Kepala SMA Negeri 1 Cianjur Agam Supriyanta mengatakan, pihaknya menjadi salah satu dari 100 SMA/SMK yang diundang oleh Kementerian Pendidikan dalam temu sapa prestasi atas siswa yang masuk perguruan negeri dengan jalur UTBK.

“UTBK itu acuannya dari siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri, Smansa 114 yang telah diterima UTBK. Tahun sebelumnya 60, kenaikannya hampir 100 persen,”katanya.

Agam menjelaskan, peningkatan mutu pendidikan harus tetap dilakukan dalam kondisi apapun dan tetap mengacu pada metode belajar dengan protokol yang ada.

“Tetapi ada juga kegiatan tambahan yang menekankan pembelajaran berbasis online dan juga bekerja sama dengan penyedia aplikasi untuk melakukan pengawasan terhadap pembelajaran anak,” ucapnya.

Saat ini konsep belajar tergantung sekolah masing-masing, terlebih dalam kondisi tidak normal.

Hanya ada 50 persen siswa yang boleh hadir di sekolah dalam sekali pembelajaran.

“Kalau kita itu di shif, shift pagi dan siang. Baru dicoba beberapa minggu sekarang, kalau dulu hybrid gabungan online dan offline. Sekarang tidak ada yang online,”tuturnya.

Meskipun pandemi Covid-19 berdampak untuk semua sekolah secara umum. Namun tetap sekolah harus memperhatikan dan kontrol terhadap pembelajaran siswa.

“Kita bisa menggunakan aplikasi yang ramah dengan UTBK itu bisa membiasakan siswa,”jelasnya.

Selain itu, beberapa kebijakan dilakukan pihaknya seperti mendatangkan alumni dan penyedia layanan pendidikan dari luar sekolah agar membiasakan siswa ketika menghadapi UTBK.

Ia pun berharap, kondisi pembelajaran bisa kembali normal, tidak ada sekat dan keterbatasan yang menghambat belajar siswa.

“Mudah-mudahan kondisi segera normal dan guru bisa melakukan aktifitas seperti semula,”pungkasnya. (byu)