Waduh! Delapan Rumah Warga Ciloto Kembali Jadi Sasaran Kawanan Maling

Seorang warga tengah menunjukan rumah yang menjadi sasaran pelaku pencurian di Desa Ciloto. (Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Tak henti sampai Selasa (19/10/2021) tempo hari, kawanan maling ternyata kembali beraksi pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 05.00 Wib di wilayah Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Bahkan tak sedikit warga yang menjadi korban keganasan para pelaku pencurian tersebut. Ada delapan rumah di Kampung Ciloto RT 07, RW 02 Desa Ciloto yang dibidik sang pencuri.

Menurut penuturan ketua setempat, Rahmat Apo menuturkan, pembobolan delapan rumah di wilayahnya itu terjadi dalam semalam yang bersamaan. Enam rumah yang berhasil digasak maling, dan dua rumah lainnya percobaan pencurian.

“Jadi ada enam rumah yang sudah berhasil dibobol, dengan kerugian seperti uang, emas, dua buah handphone, yang jika ditotalkan itu sekitar Rp20 juta,” kata Rahmat, Selasa (9/11/2021) siang.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, kejadian depan rumah percurian tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 Wib, dengan modus mencongkel jendela dan pintu rumah warga.

Bahkan menurutnya, dengan kejadian itu, warga bersama-sama akan lebih memperketat ronda atau siskamling agar kejadian serupa tak terulang kembali.

“Nanti kita akan bermusyawarah bersama warga agar lebih memperketat siskamling dengan mengelilingi setiap wilayah, supaya kenyamanan dan keamanan di wilayah RT 07 khususnya dapat terjaga,” kata dia.

Salah seorang korban pencurian, Nyai Rubiah (42) mengungkapkan, barang berharga yang ia miliki telah raib setelah mendengar ada tetangganya yang menjadi korban kemalingan.

Bahkan, awalnya ia pun tak menyangka, bahwa rumah yang ia tempati, tak luput dari sasaran si maling. Namun, setelah terlihat suaminya menanyakan rumah, ternyata jendela rumah sudah terbuka dan rusak.

“Kirain saya ini mungkin karena anak-anak pulang seusai nginep di rumah neneknya, eh pas saya izin pergi kepasar, kemudian hedak mengambil tas, ternyata dua tas yang berisi uang senilai Rp 600 ribu dan emas hilang juga,” bebernya.

“Jadi semuanya kehilangan di rumah saya itu sekitar Rp 2 juta,” sambungnya.

Atas sejumlah kejadian yang menimpa warga Desa Ciloto kesekian kalinya itu, Kades Ciloto, Marwan mengaku saat ini pihaknya akan lebih berupaya berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat dan sejumlah unsur terkait, agar segera ada penanganan yang lebih efektif. Sehingga musibah yang telah menimpa ketiga kalinya ini dapat secepatnya diatasi.

“Kejadian pembobolan rumah ini sudah ketiga kalinya. Yang pertama di Kampung Cinyawar, kedua di Cisuren dan sekarang di Kampung Ciloto. Ini sudah betul-betul meresahkan warga Ciloto, dan kedepanya harapankan semua elemen masyarakat dan aparat Kepolisian bisa segera memecahkan kasus yang sudah berulang kali ini,” tuturnya.

Ia pun tak hentinya mengimbau kepada masyarakat Ciloto, agar benar-benar lebih waspada, dan mengetatkan kegiatan ronda malam. “Mudah-mudahan ini kejadian yang terakhir di desa kami, semoga pula para pencuri yang meresahakan itu bisa segera tertangkap,” pungkasnya. (dan)