Target Vaksin Tak Mencapai, Insentif RT RW Terancam Ditangguhkan

RADARCIANJUR.com- Dana insentif ketua RT dan RW se-Kabupaten Cianjur akan ditangguhkan oleh Pemkab Cianjur jika capaian target vaksinasi 70 persen tidak tercapai.

Hal tersebut tertuang pada poin nomor 3 didalam Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 440.32/7763/DPMD Perihal Capaian Target Vaksinasi ter tanggal 1 November yang ditujukan kepada para Camat.

Bupati Cianjur H.Herman Suherman mengatakan, membenarkan isi surat tersebut agar memberikan semangat kepada para OPD hingga RT dan RW dalam percepatan vaksinasi.

“Untuk memberikan semangat kepada ketua RT dan RW, karena dilapangan masih banyak para RT dan RW tak perduli kepada Rakyatnya agar mau di vaksin,”katanya kepada Radar Cianjur melalui sambungan telepon, Jum’at 12/11/2021.

Selain itu, Herman menjelaskan pengangguhan insentif juga diberlakukan kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Tidak hanya RT dan RW saja , kepala OPD-OPD akan kita tangguhkan Insentifnya, camat, kepala Desa, kemudian bagi Desa-desa yang tak mencapai target akan kita tangguhkan juga anggaran Dana Desanya (DD),”tambahnya.

Lanjut Herman, hal tersebut dikhawatirkan menyusul masuknya fase 3 Covid 19 pada bulan Desember 2021 hingga Januari 2022.

“Agar ada percepatan vaksinasi dan dikhawatirkan kita akan masuk pada Fase 3, untuk menghindari virus Covid 19, kami ingin masyarakat 70 persen sudah di vaksin agar daya tahan tubuh kuat. Sehingga caranya ketua RT dan RW digerakan,”paparnya.

Herman berujar, dengan adanya surat edaran tersebut efektivitas vaksinasi sudah lebih baik.

“Sudah efektif, sekarang percepatan luar biasa. Terlihat dalam satu minggu sudah mencapai 52 persen, saya ingin dibulan Desember 2021 target vaksin Cianjur sudah terlampaui 70 persen,”terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Rancagoong Dede Farhan juga mengomentari perihal penangguhan dana Insentif RT RW. Ia menyebut telah ada sosialisasi perihal surat edaran tersebut.

“Sebelumnya memang sudah ada sosialisasi di Rapat Koordinasi (Rakor) dengan pemerintah Kecamatan, yah bermacam-macam tanggapan dari para RT dan RW di Desa Rancagoong,”kata Dede.

Namun menurutnya, hingga kini belum ada pelaksanaan penangguhan insentif ketua RT dan RW di wilayahnya.

“Untuk perihak itu kita lihat dibulan Desember, untuk sekarang kami sedang fokus pada percepatan vaksinasi,”pungkasnya. (byu)