Tutup Cipanas Plant, ‘Monstera Thai Constellation’ Laku Terjual Puluhan Juta

Salah satu penjual tanaman hias asal Sukaresmi berhasil menjual Monstera Thai Constellation dengan harga Rp 30 juta. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Menutup perhelatan Cipanas Plant Festival 2021 yang telah berlangsung sejak beberapa hari kemarin di Roofpark Cipanas, salah satu tanaman hias asal Sukaresmi, Cianjur akhirnya dapat terjual hingga Rp 30 juta.

Ketua Pelaksana Cipanas Plant Festival 2021, Sansan Iksan Waluyo mengatakan, dari berbagai peserta yang mengikuti pameran tanaman hias di Roofpark kemarin, ada beberapa koleksi tanaman yang dijajakan para peserta, berhasil dijual dengan angka yang cukup bagus.

“Jadi ada salah satu jenis tanaman dari peserta asal Sukaresmi yang laku terjual mencapai Rp 30 juta,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, tak hanya dengan nilai puluhan juta, tanaman yang dipamerkan pun nilainya ada yang lebih fantastis, hingga mencapai Rp 300 juta. Namun, menurutnya, tanaman hias tersebut baru dilakukan nego menego dengan sang calon pembeli.

“Sebetulnya ada juga tanaman yang sudah dilakukan tawar menawar harga. Tapi mungkin belum waktunya, jadi yang Rp 300 juta itu belum deal,” ungkapnya.

Sementara itu, Owners GA’Horti, Ahmad Gena Ari, yang sekaligus pemilik tanaman hias Rp 30 juta itu mengaku, cukup terbantu adanya pemeran perdana yang digelar di masa Pandemi Covid ini di Cipanas. Karena dengan festival tersebut, ia akhirnya dapat menjual tanaman yang awalnya ia beli sekitar Rp 20 juta itu.

“Jadi sebelumnya saya beli dari salah satu collector tanaman hias di Cipanas dengan harga sekitar Rp 20 jutaan, jenis Monstera Thai Constellation. Hingga akhirnya laku terjual dalam pemeran Cipanas Plant oleh penghobi asal Cibubur Jakarta,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam proses jual beli pun, tak begitu lama untuk menyepakati harga yang ditawarkan kepada pembeli. Karena, ia mengaku, bahwa sebelum dirinya melepas Monstera Thai Constellation ini, calon pembeli tersebut sudah beberapa kali menawar.

“Kebetulan saja karena harga dan waktunya pas, makanya saya jual saja dengan harga Rp 30 juta kepada si langganan di Cibubur itu,” kata dia.

Upaya pemulihan geliat tanaman hias sendiri, lanjutnya, tentu sangat diharapkan para penghobi pelaku usaha tanaman di berbagai daerah khususnya kabupaten Cianjur.

Maka dari itu, dengan adanya pameran Cipanas Plant ini, ia sangat berharap, Pemerintah dan pegiat tanaman hias dapat terus kontinyu berkolaborasi untuk lebih mendongkrak geliat ekonomi masyarakat.

“Harapan kami geliat tanaman hias di Cianjur ini khususnya bisa lebih stabil, yang dibarengi dengan ketersediaan barang serta dukungan dari berbagai pihak. Sehingga tingkat daya beli pun dapat meningkat,” pungkasnya. (dan)