HMI Cianjur Buka Suara Soal Pelaksanaan MUSDA HMI BADKO Jabar

HMI

RADARCIANJUR.com- Badan Koordinasi ( BADKO ) HMI merupakan struktur organisasi HMI di tingkat provinsi yang bertugas menaungi HMI tingkat cabang yang ada di wilayahnya. Terlebih secara konstitusi (AD/ART) HMI. Badko merupakan badan pembantu atau kepanjang-tanganan PB HMI dalam menjalankan program kerja organisasi di wilayah provinsi sekaligus juga bertugas mengkoordinasikan kebijakan-kebijakan PB HMI kepada seluruh cabang.

Sebagaimana diketahui, saat ini Badko HMI Jawa Barat akan melaksanakan musda (Musyawarah Daerah) ke XXVI yang rencananya di gelar pada tanggal 10-13 November 2021. Forum musda ini merupakan forum untuk merumuskan dan menetapkan seluruh program kerja organisasi di wilayah provinsi serta mengusulkan nama-nama untuk ditetapkan sebagai Ketua Umum Badko HMI oleh PB HMI demi keberlangsungan gerak organisasi.

Namun dalam perjalananya, proses pelaksanaan musda yang ke-XXVI terjadi polemik dengan adanya ketetapan di rapat harian PB HMI yang meng-caretaker beberapa Badko termasuk di dalamnya Badko HMI Jawa Barat, sehingga sampai saat ini belum ada kejelasan tentang status pelaksaan Musda tersebut.

Beberapa pekan yang lalu Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) meng-caretaker kepengurusan Badko HMI Jabar dengan alasan sudah habis masa kepengurusan sesuai dengan Pasal 23, 24 Aanggaran Rumah Tangga (ART) HMI serta surat intruksi PB HMI yang isinya mengharuskan Badko menyelesaikan Musda pertanggal 30 September 2021 yang tidak di laksanakan oleh Badko HMI Jabar.

Tapi faktanya, meskipun sudah ada ketetapan caretaker di rapat harian PB HMI kepengurusan Badko HMI Jabar tetap melaksanakan musda karena Badko menganggap bahwa caretaker Badko HMI Jabar yang ditetapkan oleh PB HMI tidak jelas, terlebih sampai saat ini memang SK carataker-nya belum juga terbit.

Ketua Umum HMI Cabang Cianjur, Edwin Nursalan bersuara menyikapi Pelaksanaan Musda Badko HMI Jabar. Dirinya menuntut Anam Sebagai Ketua Umum HMI Badko Jabar Periode 2018-2020 untuk menyelesaikan persoalan cabang yang masih bermasalah dalam hal Ini dualisme cabang yang ada di Wilayah Jawa Barat termasuk Cianjur dan Jatinangor.

“Harus segera diselesaikan sebelum pelaksanaan Musda yang akan datang karena saya memiliki pandangan HMI Badko Jabar kedepan harus visioner melakukan hal-hal perbaikan yang dapat mewujudkan HMI Badko Jabar lebih beritegritas dapat dipercaya oleh masyarakat, karena sejatinya HMI harus berada dan dirasakan oleh masyarakat bukan lagi menyelesaikan persoalan internal HMI, bik di tataran pengurus Badko ataupun pengurus cabang-cabang yang ada di daerah atau kabupaten,” ujarnya.

Dirinya berharap, PB HMI harus segera turun tangan menangai persoalan HMI Badko Jabar yang dalam hal ini belum bisa menjadi solusi dari tugas Badko menjadi tangan panjang PB HMI untuk cabang-cabang di daerah.

“Semoga dengan sikap HMI Cabang Cianjur menjadi bagian solusi untuk HMI Badko Jabar kedepan dan lebih dipercaya oleh kader-kader dan masyarakat di wilayah Jawa Barat kedepan dan seterusnya,” tutupnya. (kim)