Dipanggil ITDA Cianjur, Kades Cidamar Klaim Fitnah dan Perilaku Makar

Kepala Desa Cidamar Maman Sukarman. Foto : Bayu Nurmuslim

RADARCIANJUR.com- Kepala Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun mengklaim tuduhan penyelewengan anggaran dan wewenang sebagai kepala Desa adalah fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan lawan politik.

Tak tanggung-tanggung aliansi yang mengatasnamakan forum Kecidamaran menyatakan, ia telah menyelewengkan anggaran sebesar 900 juta rupiah.

Beberapa tuduhan forum tersebut diantaranya pembangunan jalan gorong-gorong, Pembangunan TPT, pembangunan Sanitasi air limbah, pelatihan budidaya magot, pelatihan budidaya lele dan domba dan Dana ADD tahun 2020, dan lainnya.

Selain itu forum tersebut telah melakukan tindakan pemalsuan tanda tangan warga untuk membuat petisi agar ia mengundurkan diri dari jabatannya.

Kepala Desa Cidamar Cidamar Maman Sukarman mengatakan, telah mendatangi Inspektorat Daerah (ITDA) Kabupaten Cianjur terkait laporan dari forum tersebut.

“Yah sudah dua kali saya sudah ke Irda,dan tadi untuk memberikan keterangan atau klarifikasi setelah Itda melakukan investigasi atau pemeriksaan kelapangan,”katanya.

Maman menjelaskan hasil pemeriksaan dari Itda setelah melakukan pemeriksaan,tidak ada ditemukan pelanggaran seperti apa yang dituduhkan.

“Setelah Irda melakukan pemeriksaan Itda menyampaikan bahwa tidak ada temuan terkait apa yang dituduhkan,”terangnya.

Maman mengungkapkan, bahwa tuduhan yang ditujukan kepada dirinya adalah fitnah belaka yang dilakukan oleh oknum yang ingin menggulingkan pemerintahan desa yang dipimpinnya.

“Ini olah oknum dan juga lawan politik saya dulu yang merasa kecewa atau sakit hati yang juga merasa ruang gerak mereka seakan ditentang oleh saya,”paparnya.

Sementara itu, Irdansus Inspektorat Daerah (ITDA) Kabupaten Cianjur Endan mengatakan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan sejak sepekan yang lalu.

“Minggu kemarin para auditor dan P2OPD ke lapangan, hari ini (red: 15/11/2021) di agendakan dijadwalkan pemeriksaan si kepala Desa,”ungkapnya.

Menurutnya pemeriksaan sudah dilakukan dengan datangnya kepala Desa Cidamar dengan prosedur pemanggilan.

“Informasi yang saya terima sudah beres dan rekapitulasi hasil temuan dan permintaan Keterangan dari Pihak yang bersangkutan,”paparnya.

Namun, lanjut Endan mengenai benar atau tidaknya dugaan penyelewengan anggaran pihaknya masih belum dapat memastikan.

“Jadi besok lusa, bisa di sampaikan hasil mengenai perhitungan anggarannya seperti apa di kalkulasikan secara matang agar tak ada kesalahan,”pungkasnya. (byu)