Parah, Kakek di Kadupandak Hamili Gadis 15 Tahun

H (60) warga Kampung Cipeusing Desa Talagasari Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur diamankan pihak kepolisian.

RADARCIANJUR.com- H (60) warga Kampung Cipeusing Desa Talagasari Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur, tega dengan bejat menghamili Melati (bukan nama sebenarnya) yang berusia 15 tahun. Aksi H melakukan aksinya berlangsung sejak tahun 2019 pada saat Melati berusia 13 tahun. Kronologis kejadian saat H meminta Melati untuk memberi roko dengan kembalian diberikan kepada korban. Hingga akhirnya Melati merasa nyaman dan dalam kurun waktu tersebut terbuai dengan kebaikan tersangka.

Pada saat malam tahun baru, saat Melati pulang mengaji, diajak oleh H ke belakang rumah nenek Melati. Seakan tidak ada kecurigaan, korban pun mengikuti tersangka. Tersangka membujuk rayu kepada korban agar bisa memuaskan hawa nafsunya. Jika korban menolak, tersangka akan bunuh diri dan mengancam korban menjadi tersangka pembunuhannya.

“Kejadian awalnya pada saat tahun baru, pas Melati pulang mengaji. Dengan bujuk rayu meminta agar mau untuk memuaskan nafsunya. Korban pun sempat melawan dan menolak, namun tersangka mengancam akan bunuh diri dan korban akan dituduh tersangka,” ujar Kuasa Hukum Korban, Jaelani

Lanjutnya, dua hari berikutnya, tersangka kembali melakukan hal serupa. Pasalnya sudah mengetahui jadwal pulang mengaji. Melati pun berontak, tapi tersangka mengancam akan menyebarkan berita mengenai dirinya bunuh diri dan menganggap Melati sebagai pembunuhnya.

Sehingga akibat ancaman tersebut, tersangka melakukan aksi bejatnya 10 kali dan hampir setiap minggu. Melati pun mengandung anak hingga melahirkan.

“Pengakuan tersangka itu 10 kali, jadi hampir setiap minggu,” terangnya.

Pada saat Melati melahirkan pada Kamis (11/11) pada pukul 20.00 WIB, pihak keluarga pun melaporkan ke Polsek Kadupandak mengenai hal tersebut. Secara cepat, polisi pun mengamankan tersangka untuk menghindari amukan massa.

“Pada hari Jumatnya tersangka dibawa ke Polres Cianjur untuk diproses lebih lanjut. Tersangka ini tidak ada hubungan apapun dengan korban, hanya bertetangga,” jelasnya.

Kuasa hukum akan melanjutkan pendampingan hukum, hingga benar-benar mendapatkan keadilan dan tersangka mendapatkan hukuman yang setimpal dengan tindakan tersangka yang melakukan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Setiawan Adi mengungkapkan, pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Cianjur. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan meminta keterangan dari pelaku.

“Kita masih periksa pelaku dan lakukan penyelidikan lebih lanjut. Pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Cianjur,” singkatnya. (kim)