Buka Peluang Usaha di Masa Pandemi

BUDIDAYA: Dadang Supriatna pemilik Dafa Garden bersama Warga Kampung Parabon saat menggali hasil budidaya rumput jepang.

RADARCIANJUR.com – Beragam cara dilakukan masyarakat untuk membuka peluang usaha. khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Seperti halnya dilakukan oleh sebagian warga di Kampung Parabon, Desa Karang Nunggal, Kecamatan Cibeber dengan melakukan usaha budidaya rumput hias.

Penggagas sekaligus Penggerak Budidaya Tanaman Hias di Kampung Parabon, Dadang Supriatna mengatakan, bahwa memiliki hobi merawat bunga hias memanfaatkan peluang tren budidaya rumput peking atau yang akrab dengan sebutan rumput jepang dipilih olehnya untuk mendapat hasil ekonomi sampingan.

Dalam budidaya rumput tersebut, Dadang menuturkan, dalam budidaya rumput Jepang ini sebagai upaya untuk membantu menambah penghasilan ekonomi warga.

Ia dibantu 14 warga lain membuat Dafa Garden Nursery, atau tempat pembibitan rumput dengan memanfaatkan lahan pekarangan subur seperti membuat green house sederhana.

“Di Green house Dafa Garden tidak hanya tanaman rumput yang dibeli dari warga setempat, lahan ini juga dimanfaatkan untuk budidaya berbagai jenis bunga, seperti tanaman bonsai, anggrek, melati, aglonema, kaktus, mawar hingga berbagai bunga hias lain juga dibudidayakan,” katanya.

Ia memaparkan, melakukan budidaya rumput untuk dijual langsung ke konsumen, juga dipamerkan di sosial media seperti FB, WA Grup, dan Instagram dan sebagian dijual ke pedagang bunga keliling dan pemilik lokasi penjualan di lokasi strategis. Bibit rumput juga diperbanyak yang dibeli dari halaman rumah-rumah warga yang nantinya dijual kembali ke pemesan.

“Budidaya rerumputan dan bunga hias tetap memiliki prospek yang bagus sebagai bagian dari agribisnis ditengah Pandemi Covid-19. Sebagian bunga yang semula tidak terlihat bagus kitar rawat dan ditanam pada pot yang sesuai dengan kriteria tanaman supaya terlihat lebih indah sehingga potensial dijual dengan nilai ekonomis lebih tinggi,” ungkapnya.

“Kami juga menggunakan pupuk organik dimanfaatkan sebagai penyubur tanaman. Potensi membudidayakan rumput masih potensial untuk menambah penghasilan dan ekonomi warga, maka dari itu kami bersama warga lain secara konsisten memudidayakannya,” tambahnya.

Selain itu, berbagai jenis rumput seperti rumput gajah, gajah mini, rumput jepang, bisa dijual dengan harga mulai dari Rp5.000 hingga puluhan ribu per meternya.

“Kami masih melihat banyak peluang dari budidaya rumput dan bunga hias bahkan saat ini menjadi peluang usaha sampingan warga Kampung Parabon selain menjadi buruh tani,” pungkasnya.(dang)