Isu Dilemahkan, DPP Pasar Cianjur Geruduk DPRD

Ketua DPP Pasar Kabupaten Cianjur Habib Hud Al-Idrus

RADARCIANJUR.com- Minta keadilan Dewan Perwakilan Pedagang (DPP) pasar Kabupaten Cianjur geruduk kantor DPRD Cianjur, Senin (16/11/2021).

Hal tersebut seiring berhembusnya isu miring adanya pelemahan petugas K5 pasar se- Kabupaten Cianjur.

Ketua DPP Pasar Kabupaten Cianjur Habib Hud Al-Idrus mengatakan, pihaknya mendatangi gedung DPRD kabupaten Cianjur karena buntut adanya isu pelemahan petugas K5 pasar.

“Karena ada isu bahwa K5 akan dipisahkan dengan DPP pasar se Cianjur maka kami bereaksi dan menolak hal tersebut,”katanya.

Habib menambahkan, DPRD memfasilitasi untuk melakukan audensi dengan Dinas Diskoperindagin.

“Ternyata ada kesalahfahaman dan ada solusi mereka memanggil kita. Hasilnya nanti mereka mau berbicara dengan kita,”ujarnya.

Menurutnya, fungsi dari petugas K5 sangat penting di pasar sehingga harus benar diperjuangkan.

“Di seluruh pasar se -Kabupaten Cianjur jika tidak ada K 5 sudah tidak bisa menjalankan keamanan dan ketertiban. Karena kebersihan dari k5 alias dari iuran pedagang,”paparnya.

Selain itu, Habib menilai pemkab Cianjur sama sekali tak memberikan perhatian kepada petugas K5 pasar.

“Bentuk perhatian pemerintah terhadap K 5 sangat jelek,”singkatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan dan industri (Diskoperindagin) Drs Tohari berujar, audensi tersebut dilakukan agar aturan
dari petugas-petugas yang mengurusi pasar semakin lebih baik.

“Hari ini kebetulan kita musyawarah untuk menentukan aturan masalah UPTD, DPP, K5 agar aturannya jelas,”ujar Tohari.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut pihaknya akan terus menjalin komunikasi lebih dengan petugas-petugas yang mengurusi pasar.

“Kami akan duduk bareng dengan K5 Hasilnya nanti ada dasar hukumnya, K5 apa ?, UPTD apa ?,”terangnya.

Tohari menegaskan, tak ada pelemahan petugas pasar khususnya K5.

“Tadinya ada isu pelemahan K5, kita tak akan melemahkan, justru akan memperkuat,”pungkasnya. (byu)