Soal Kades Cidamar, Ini Tanggapan Komisi A DPRD Cianjur

Ketua komisi A DPRD Cianjur Muhammad Isnaeni

RADARCIANJUR.com- Menyusul pernyataan Kepala Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun yang dilaporkan masyarakat setempat terkait dugaan penyelewengan anggaran dan wewenang, Komisi A DPRD Cianjur turut angkat bicara.

Ketua komisi A DPRD Cianjur Muhammad Isnaeni mengatakan, belum dapat menyimpulkan mengenai permasalahan Kades Cidamar.

“Saya belum bisa menjawab.Jadi begini terhadap kades Cidamar ada surat pengaduan mengatasnamakan masyarakat dari sana satu bundel saya terima. Kemarin ada seseorang yang menelpon saya menanyakan perkembangan kasus tersebut kepada saya,”katanya.

Isnaeni mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari Aparat Penegak Hukum (APH) untuk lebih memastikan perkembangan persoalan Kades Cidamar.

“Disitu mereka melaporkan ke inspektorat, kejaksaan hingga kepolisian. Kita kan nunggu hasil itu,”paparnya.

Isnaeni berujar, permasalahan dapat juga diselesaikan secara musyawarah.

“Minggu-minggu ini kita ada rencana mengundang semua inspektorat, kades dan semuanya di sini. Kita akan melihat duduk persoalannya seperti apa?,”ujarnya.

Pihaknya pun telah mengecek bersama pihak inspektorat dan jika ada kesalahan kan sifatnya bisa pembinaan

“Misalnya ada kerugian proyek di audit oleh inspektorat dan ada kekurangan nanti yang harus di kembalikan,”bebernya.

Menurutnya, jika Kades Cidamar tidak merasa dengan tuduhan yang dilayangkan masyarakat maka harus konsisten dengan pendiriannya.

“Kalau memang tidak terbukti yah harus konsisten. Siapa yang melaporkannya harus menerima akibatnya,”terangnya.

Selain itu mengenai tuntutan masyarakat yang menuntut Kades mundur. Ia menyebut, hal tersebut harus melalui mekanisme sistem yang tak mudah.

“Dan tak bisa kepala Desa itu dilengserkan seperti itu,”pungkasnya. (byu)