Pamkab Cianjur Gelar Gebyar Vaksinasi di 4 Kecamatan

Gebyar vaksin di 4 Kecamatan yaitu Sindangbarang, Cidaun, Agrabinta dan Cibinong diserbu warga.

RADARCIANJUR.com – Gebyar vaksin di 4 Kecamatan yaitu Sindangbarang, Cidaun, Agrabinta dan Cibinong diserbu warga.

Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Cianjur berkolaborasi dengan Polres Cianjur, Kodim 0608 dan Forkopimcam Sindangbarang, Cidaun, Agrabinta, Cibinong tersebut sukses memvaksin 2700 warga.

Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengatakan, gebyar vaksin ini adalah kolaborasi antara pemkab Cianjur dan Polres Cianjur serta dengan forkopimcam di 4 Kecamatan, dan merupakan bentuk sinergitas dalam upaya bersama menuntaskan vaksinasi di wilayah Kabupaten Cianjur.

“Sampai dengan saat ini sudah 58% pencapaian vaksinasi dan 48% untuk vaksinasi lansia, dan kita akan terus berupaya menuntaskan vaksinasi ini, minimal 70% di akhir tahun ini, untuk itu saya mengajak kepada seluruh stakeholder, seluruh komponen masyarakat untuk bersama – sama menuntaskan vaksinasi di Kabupaten Cianjur” ujar Bupati.

“Insyaallah kita terus tingkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak di Kabupaten Cianjur, dari mulai jajaran RT, RW, Desa, Praktek Bidan Mandiri, Sekolah, Pondok Pesantren, Majlis Taklim, Polsek, Koramil, Bhabinkamtibmas, Babinsa, LSM, Mahasiswa dan Organisasi masyarakat lainnya, untuk bergerak bersama mencapai 70% Herd Imunity agar Cianjur masuk level 1 PPKM” tambah bupati.

Sementara itu, juru Bicara Penanganan Covid-19 dokter Reisa Broto Asmoro menyampaikan harapannya agar akhir tahun, kasus positif tidak melonjak. Pasalnya, saat ini Indonesia sudah bisa dikatakan dapat menangani penyebaran virus Korona.

Dokter Reisa ada tiga hal yang bisa dilakukan seluruh elemen masyarakat untuk mencegah datangnya gelombang tiga, yakni dengan patuh protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, lalu 3T (tracing, tracking treatment dan melaksanakan vaksinasi.

“Jangan kita lengah dan kita kecolongan dan gelombang ketiga. Semua ada di tangan kita, tidak hanya pemerintah dan nakes. Kita berada di posisi ini (melandai) juga karena ada kepatuhan prokes dan laju vaksinasi yang bagus,” tuturnya. (cep)