SDN Palasari Terapkan Prokes Ketat dalam Pelaksanaan PTM Terbatas

SDN Palasari
Pelaksanaan PTM Terbatas yang diselenggarakan oleh SDN Palasari dengan menerapkan Prokes 5M yang sangat ketat.

RADARCIANJUR.com – Kendati Kabupaten Cianjur kembali memasuki PPKM level tiga, namun, tidak membuat sekolah untuk tidak melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas secara luring, salah satunya seperti yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Palasari.

Dalam pelaksanaan PTM Terbatas tersebut pihak SDN Palasari menerapkan prokes 5M secara ketat kepada para peserta, baik bagi para siswa maupun para guru.

“Peserta yang ikut PTM Terbatas wajib memakai masker, mencuci tangan ditempat cuci tangan dengan menggunakan air mengalir. Tak hanya itu, peserta pun wajib melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk ruangan,” tutur Guru SDN Palasari, Yandhi.

Menurutnya, dalam pelaksanaan PTM Terbatas ini pihaknya melaksanakan pembelajaran yakni setiap seminggu dua kali dengan cara menggunakan pembagian sift.

“Jadi dalam satu Minggu dilaksanakan seminggu dua kali pertemuan misalkan kelas satu hari Senin dan Kamis, kelas dua Selasa dan Jumat, kelas tiga Rabu dan Sabtu. Hal itu dilakukan untuk menghindari banyaknya kerumunan dan mencegah serta memutus mata rantai virus Covid 19,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk pembagian sif di SDN Palasari tidak full yakni semua anak dilibatkan dalam pembelajaran melainkan diatur berdasarkan sesi misalkan satu kelas ada 20 anak, sesi satu sepuluh orang dan sesi dua sepuluh orang.

“Untuk sesi satu dimulai pukul 07.30-09.30 WIB dan sesi dua dimulai pukul 09.30- 11.30 WIB dan untuk PTM Terbatas ini dimulai dari 23 Agustus 2021 dengan menerapkan prokes 5M ,anak wajib memakai masker dan untuk orang tua siswa yang mengantarkan anaknya hanya digerbang sekolah saja,. Tak hanya ,itu siswa pun wajib membawa bekal dari rumah dan dilarang jajan dikantin sekolah, “pungkasnya.(rik/*)