Omset Puluhan Juta, Eks PMI Minta Perhatian Pemkab Cianjur

Kegiatan usaha eks para PMI Cianjur.

RADARCIANJUR.com- Beromset puluhan juta para mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Cianjur sukses menjadi pengusaha UMKM olahan keripik.

Kelompok purna migran yang di dominan terdiri dari perempuan berada di kampung Sindanglaka, Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah.

Namun, kelompok usaha berjenis home industri yang di namai Kelompok usaha purna PMI Sedap Malam itu belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah (Pemda).

Salah satu anggota kelompok Usaha Purna PMI Sedap Malam Rudi menuturkan, usaha mikro tersebut di rintis dengan modal 50 jut rupiah.

“Awalnya pada tahun 2017 usaha ini dibangun di ketuai Ibu Nurhayati dengan tekad kuat dan ulet,”katanya.

Saat ini Rudi menjelaskan, usaha tersebut sudah bisa mempekerjakan 24 orang mantan TKI sekitar.

Selain itu menurutnya, hal tersebut tak terlepas dari peran DPC Astakira Pembaharuan Cianjur untuk memberikan dukungan agara terus berinovasi dan berkarya.

“Memang tujuannya para mantan TKI atau pekerja dengan tujuan mengurangi angka minat warga untuk bekerja ke luar negeri,”paparnya.

Sementara Ketua Divisi UMKM DPC Astakira Pembaharuan Cianjur Yusup Supyan menuturkan, telah membuat program salah satunya membentuk kelompok Usaha Purna PMI

“Dan hasilnya sekarang sudah terbentuk 32 kelompok di tiap wilayah di Kabupaten Cianjur, tentunya hal tersebut sesuai dengan undang-undang nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sesuai undang-undang Nomor 18 tahun 2017 dimana PMI mendapatkan jaminan hukum, jaminan sosial dan jaminan ekonomi,”ujarnya.

Ia berharap kelompok usaha Purna PMI mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Harapannya tentunya mendapatkan perhatian dari pemerintah khususnya pemerintah daerah kabupaten Cianjur,”pungkasnya. (byu)