Okupansi Hotel di Puncak Jelang Nataru Mulai Ramai

Resepsionis hotel yang menyediakan barcode Pedulilindungi di Puncak bagi para pengunjung yang datang. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Semakin mendekati libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah hotel bintang di kawasan Puncak Cipanas Cianjur sudah mulai ramai dipesan konsumen.

Salah satunya yang diungkapkan Manager Marketing Communication (Marcomm) Palace Hotel Cipanas, Mira saat dihubungi radarcianjur.com. Pihaknya mengaku, bahwa saat ini telah mulai menggeliat, meskipun belum begitu signifikan. Baru beberapa puluh persen.

“Masih kurang dari 50 persen pak. Paling sekitar 30 persenan,” kata Mira.

Meski begitu, pihaknya juga tetap optimis bahwa di libur nataru yang tinggal beberapa hari lagi, tingkat hunian hotel dapat meningkat.

Hal serupa juga dikatakan Manager Operasional Casa Monte Rosa Hotel Cipanas, Ikbal Permana. Jelang Nataru tahun ini hotel yang berada di wilayah Desa Ciloto, Cipanas, Puncak ini sudah mulai ramai. Meskipun belum begitu signifikan. Tetapi ia optimis, di libur panjang Natal sebentar lagi, bisa mengalami peningkatan.

“Kalau hari ini baru mencapai 30 hingga 40 persen konsumen yang datang. Tapi kita yakin di libur (weekend) mulai pekan ini akan mengalami peningkatan yang diprediksi mencapai 50 hingga 60 persen,” kata Ikbal, Kamis (23/12/2021).

Sementara itu, jika dibandingkan di dua tahun lalu pada saat awal-awal masa Pandemi Covid-19, terjadi penurunan yang cukup signifikan. Bahkan rata-rata jika dipersentasikan hanya mencapai 30 persen sebulan.

“Tahun ini kami optimis, libur Nataru dapat bisa meningkat lagi. Mudah-mudahan bisa mencapai target diangka 60 persen. Terlebih kita juga masih menerapkan promo diskon hingga 30 persen dari harga normal,” katanya.

Bahkan, pihaknya berharap dengan kayakinan salah satu pelaku wisata di Puncak Cianjur ini, tidak lagi terkena imbas adanya penerapan ganjil genap, penyekatan, dan pemeriksaan wisatawan di Puncak. Sehingga okupansi hotel dapat kembali lebih baik.

“Kami juga tetap akan menerapkan protokol kesehatan atau Prokes yang telah ditetapkan pemerintah, serta menyediakan alat pemeriksa vaksin Covid bagi pengunjung yang datang. Termasuk semua karyawan pun di sini telah divaksin,” tandasnya.

Di sisi lain, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur Nano Indrapraja memastikan bahwa tingkat hunian hotel di Cianjur akan tetap meningkat pada malam Nataru nanti.

“Saya optimis okupansi hotel bakal meningkat berdasarkan hasil laporan dari para anggota PHRI dan non anggota yang melaporkan pendataan tingkat hunian atau okupansi secara berkala ini,” kata dia.

Meski begitu, Nano mengatakan, pemerintah tetap mewajibkan setiap hotel dan restoran untuk menyiapkan alat barcode peduli lindungi, alat pengukur suhu tubuh serta alat penunjang prokes lainnya dalam mencegah penularan Covid-19.

“Saya rasa semua hotel di Cianjur ini sudah menetapkan itu, sehingga untuk mengantisipasi hal itu telah disiapkan alat barcode untuk pengguna aplikasi peduli lindungi pengunjung,” kata dia. (dan)