Persiapkan Sumber Daya Manusia Indonesia Emas 2045 Melalui Program MBKM

Universitas Suryakancana tengah melakukan penelitian melalui Program Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

RADARCIANJUR.com – Dalam rangka meningkatkan relevansi Pendidikan tinggi, riset, dan teknologi dengan permasalahan dan tuntutan masyarakat global dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia Emas 2045.

Salah satunya adalah dengan adanya transformasi Pendidikan tinggi yang melalui Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang di inisiasi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mendorong fleksibilitas kampus dalam menciptakan kolaborasi Tidharma bersama dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat umum.

Pengembangan kurikulum merupakan hak dan kewajiban masing-masing perguruan tinggi, namun dalam pengembangan tersebut harus berlandaskan ketentuan perundang-undangan mulai dari Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang dituangkan dalam Permendikbud No. 3 Tahun 2020, serta ketentuan lain yang berlaku.

Dalam meningkatkan kualitas Pendidikan tinggi secara merata di seluruh Indonesia, terutama dengan melibatkan pihak Yayasan Pendidikan Tinggi dalam memajukan riset dan pengabdian pada masyarakat. Maka Pemerintah Indonesia memberikan Program Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hsil Penelitian dan Purwarupa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Tahun 2021 dengan sumber pendanaan dari Sekretariat Direktoral Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

Adapun penelitian yang dilakukan oleh Universitas Suryakancana melalui Program Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa Perguruan Tinggi Swasta (PTS), memiliki 3 (tiga) judul di antaranya Pengaruh Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka Terhadap Pelaksanaan Indikator Kinerja Utama Dalam Rangka Mewujudkan Pembelajaran Kolaboratif Di Universitas Suryakancana yang disusun oleh Ketua Peneliti Dr. Tanti Kirana Utami, S.H., M.H.

Judul kedua yaitu Model Sosialisasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Sebagai Upaya Pencapaian Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi yang disusun oleh Dr. H. Dedi Mulyadi, S.H., M.H selaku anggota pelaksana penelitian, dan judul ketiga adalah Upaya Program Studi Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka Berbasis Pandangan Positivisme Hukum Dalam Mewujudkan Kampus Maju yang disampaikan oleh Dr. M. Rendi Aridhayandi, S.H., M.H. selaku anggota pelaksana penelitian.

Ketiga judul tersebut secara spesifik berfokus pada kegiatan penelitian Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Universitas Suryakancana baik sewilayah prodi, fakultas, dan universitas dengan tujuan mempertajam pogram-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka kedepan terutama untuk penguatan riset dan pengabdian masyarakat, penelitian ini dilaksanakan dengan bentuk survei populasi (total sampling) yang melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan pada seluruh prodi di lingkungan Universitas Suryakancana.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Peneliti Universitas Suryakancana di antaranya adalah Rapat Koordinasi Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka sebagai langkah awal persiapan pelaksanaan survei implementasi merdeka belajar kampus merdeka kepada dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Pelaksanaan survei dilaksanakan melalui laman spadadikti https://survey.spadadikti.id/61b8bfc6205fb36c71698a39 untuk dosen, https://survey.spadadikti.id/61b8c0b6205fb36c71698a3b untuk tenaga kependidikan, dan https://survey.spadadikti.id/61b8c03c205fb36c71698a3a untuk mahasiswa yang dilaksanakan dalam kurun waktu 1 (satu) minggu dengan hasil populasi sebanyak 2.730 (dua ribu tujuh ratus tiga puluh).

Hasil survei tersebut selanjutnya menjadi bahan untuk pelaksanaan Seminar Hasil baik di tingkat Fakultas maupun tingkat Universitas yang dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2021 di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Suryakancana yang disampaikan oleh Dr. Tanti Kirana Utami, S.H., M.H., Dr. H. Dedi Mulyadi, S.H., M.H., dan Dr. M. Rendi Aridhayandi, S.H., M.H, yang mana dalam pemaparan hasil survei tersebut terdapat penanggap dari Universitas Djuanda Bogor Dr. Nurwati, S.H., M.H.

Hasil survei Merdeka Belajar Kampus Merdeka Universitas Suryakancana dari 80 orang dosen 60% mengetahui sebgaian besar isi kebijakan merdeka belajar kampus merdeka dan tanggapan yang disampaikan oleh penanggap mengenai pelaksanaan merdeka belajar kampus merdeka di Universitas Suryakancana dari hasil survei tersebut adalah bahwa masih perlu adanya sosialisasi yang berkelanjutan dan pendampingan lebih lanjut kepada prodi-prodi yang lainnya di wilayah Universitas Suryakancana.

Informasi mengenai kebijakan merdeka belajar kampus merdeka 37% menyatakan mengetahui melalui kegiatan sosialisasi secara luring dan daring yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi. 59% Perguruan tinggi dosen telah mengetahui adanya kebijakan terkait kurikulum merdeka belajar kampus merdeka, dan 69% dosen telah memahami banyaknya SKS yang diatur dalam SN-Dikti Permendikbud No. 3 Tahun 2020. Keterlibatan dosen universitas suryakancana dalam kegiatan persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka 46% telah masuk dalam tim merdeka belajar kampus merdeka.

Dalam hasil survei yang dilaksanakan kepada mahasiswa 27% mereka mengetahui kebijakan merdeka belajar kampus merdeka melalui kanal daring perguruan tinggi (laman/web site, media sosial), dan 65% mahasiswa menyatakan siap untuk mengikuti kegiatan merdeka belajar kampus merdeka.

Maka, luaran yang dihasilkan oleh Universitas Suryakancana dalam pelaksanaan penelitian Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka yaitu Jurnal Internasional Terindeks Directory of Open Access Journal (DOAJ) sebanyak 3 jurnal, Laporan Akhir, dan Rekomendasi Pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka, serta adanya video pelaksanaan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Universitas Suryakancana.(*/sal)