Akhir Tahun Jalur Cianjur-Puncak Ditutup. Kasatlantas: Masyarakat Lokal Masih Bisa Melintas

Sejumlah petugas gabungan saat sedang mengatur lalulintas di jalur Puncak Cipanas. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur (Dokumentasi)

RADARCIANJUR.com- Jelang akhir tahun, sejumlah masyarakat diprediksi akan mendatangi sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak-Cipanas. Tentunya pihak kepolisian tengah menyiapkan berbagai skema untuk mengantisipasi kondisi tersebut.

Skema yang dilakukan seperti buka tutup jalur, hingga penutupan jalan secara situasional. Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur pun terus melakukan koordinasi dengan Polres Bogor mengenai kepadatan arus lalulintas yang mengarah ke Kabupaten Cianjur.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom mengatakan, pihaknya melakukan cara bekerja (CB) untuk membantu mengurangi kepadatan moblitas di jalur atas (Cipanas).

“Konsentrasi tujuan wisatawan itu kan di wilayah atas (Cipanas, red), sehingga CB yang kita lakukan hanya membantu mengurangi kepadatan mobilitas dengan melakukan pengalihan arus dan juga penutupan jalur,” ujarnya.

Pengalihan arus rencananya dilakukan sejak pukul 18.00 WIB yang berkoordinasi dengan Polres Bogor. Sehingga saat terjadi kepadatan arus, pihaknya langsung melakukan rekayasa lalulintas.

Akan tetapi, bagi masyarakat lokal khususnya yang berdomisili di wilayah Kabupaten Cianjur tidak perlu khawatir. Pasalnya, pihak kepolisian memberikan pengecualian atau perlakuan istimewa.

“Itu pengecualian, jadi masyarakat lokal masih bisa melintas. Kalau terjadi kepadatan dan akan melintas, cukup menunjukan identitas saja, tapi itu situasional,” terangnya.

Sementara mengantisipasi penumpukan kendaraan di jalanan, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada pengelola hotel, restauran dan juga tempat wisata agar mengantisipasi kepadatan parkir kendaraan.

Sehingga, saat kapasitas parkir tidak mencukupi, pihak pengelola untuk berkoordinasi dengan masyarakat sekitar yang memiliki ruang untuk parkir kendaraan.

“Sudah kita imbau kepada pengelola agar mengantisipasi membeludak atau tidak cukupnya parkir kendaraan dengan memanfaatkan lahan sekitar yang berkoordinasi dengan masyarakat. Sehingga tidak mengganggu arus lalulintas,” tutupnya. (kim)