Kosa Kata Bahasa Inggris Siswa SD Cipanas Pakai Virtual Reality

MEDIA VR: Pendampingan lesson plan UNSUR menggunakan media virtual reality di SD Negeri Mitra Bhakti Cipanas Cianjur.Foto Ist
MEDIA VR: Pendampingan lesson plan UNSUR menggunakan media virtual reality di SD Negeri Mitra Bhakti Cipanas Cianjur.Foto Ist

RADARCIANJUR.com-Seminar ‘Penggunaan Virtual Reality Dalam Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Inggris Pada Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur’ dilaksanakan Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur, Senin (27/12).

Kegiatan penelitian tersebut merupakan program penelitian kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan PKM Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Tahun 2021.

Kegiatan juga mengacu pada Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 melibatkan para peneliti yaitu mahasiswa dan dosen dengan berkegiatan di luar kampus.

Kegiatan ini lewat pembelajaran kolaboratif, yang bertujuan untuk mengukur pengaruh setiap irisan dari domain ConteXtual Knowledge (XK) dan penggunaan Virtual Reality (VR) terhadap capaian pembelajaran lulusan SD, terutama untuk mata pelajaran Bahasa Inggris.

Adapun hasil yang diharapkan akan menjadi masukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat, dengan sasaran kegiatan sebanyak 600 siswa SD di Kecamatan Pacet, 45 mahasiswa dan 15 dosen UNSUR. Rincian sebanyak 45 mahasiswa dari Prodi Bahasa Inggris, Prodi Sastra Indonesia, dan Prodi Matematika FKIP. Sedangan 15 Dosen diantaranya dari Fakultas Hukum (FH), FKIP, Fakultas Sain Terapan (FASTER) juga juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur.

“Bersama-sama dengan Tim dari Universitas Suryakancana berkomitmen dalam meningkatkan literasi berbahasa Inggris bagi murid Sekolah Dasar,” kata Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNSUR, Dr. dr. Hj. Trini Handayani, SH, MH.

Menurut Trini, prioritas pada kegiatan ini, yaitu pada SD di wilayah Kecamatan Pacet, mengingat bahwa kecamatan ini merupakan daerah dengan potensi wisata yang besar. Beberapa tempat wisata yang sering dikunjungi oleh domestik dari mancanegara.

“Pelaksanaan kegiatan ini didanai Sekretariat Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,” ungkap Trini.

Pada kegiatanya ini berperan aktif dalam mengkoordinir survei-survei yang melibatkan guru dan siswa di sekolah. Bersama-sama mengusulkan kebijakan peningkatan literasi kepada pemerintah daerah tidak hanya untuk Bahasa Inggris, tetapi juga mata pelajaran lainnya dengan menggunakan Virtual Reality yang pada saat ini sudah teruji dapat meningkatkan motivasi dalam berliterasi pada siswa.

Adapun peneliti pada kegiatan ini dengan tema Perception Analysis of Elementary School Teachers on The TPACK Framework and The Impact on Learning Achievement disampaikan oleh Dr. H.M Yahya Ahmad, Ir, MM, M.A.Ed.

Materi Implementation of Collaborative Multimodal Teaching to Develop Student Teachers’ Competencies yang disampaikan oleh Dr. Jauhar Helmi, SS, H.Hum. The Praxis of Integrating Virtual Reality into Vocabulary Teaching to Young Learners yang disampaikan oleh Nia Kurniawati, S.Pd, M.Pd. A Teaching English Procedure to Young Learners Using Virtual Reality oleh Dr. Halimah, S.Pd, M.Pd.

Luaran pengabdian berupa pelatihan penggunaan VR dalam pengajaran kosa kata bahasa Inggris pada guru SD di Kecamatan Cipanas. Pelatihan implementasi VR sebagai media pembelajaran berbasis digital untuk mengembangkan kompetensi pedagogik guru-guru SD di Kecamatan Cipanas.

Menumbuhkan karakter kepemimpinan anak SD sebagai dampak pembelajaran VR pada siswa SD di Kecamatan Cipanas. Implementasi lesson plan berbasis tpack dengan memanfaatkan media virtual reality guru-guru SD di Kecamatan Cipanas.

“Pendampingan lesson plan menggunakan media virtual reality di SD Negeri 3 Cimacan. Sinergitas VR dengan pembelajaran bahasa Inggris pada siswa SD Kecamatan Cipanas,” tambah Trini.(*/nag)
———–