Peduli Pendidikan Jenjang Kuliah, CV D2 Project Adakan Study Banding

Kegiatan Study Banding Siswa SMKN 1 Cilaku bekerjasama dengan CV D2 Project serta Fakultas Teknik Unsur. Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur.

RADARCIANJUR.com- Demi mendorong siswa siswi SMA/SMK Cianjur untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan, CV D2 Project adakan study banding ke Fakultas Teknik Universitas Suryakancana.

Selain itu CV D2 Project berkeinginan agar melibatkan mahasiswa yang bergelut di berbagai jurusan atau prodi Fakultas Teknik mengingat potensi siswa-siswi Cianjur sangat baik.

Studi banding di ikuti sebanyak 16 siswa dan siswi dari SMKN 1 Cilaku dengan di dampingi oleh perwakilan guru.

Direktur CV D2 Project Dudi mengatakan, tujuan mengadakan studi banding di Fakultas Teknik Universitas Suryakancana berawal dari ia sebagai salah satu sebagai satu alumni yang peduli terhadap pendidikan di Kabupaten Cianjur.

“Tidak lain adalah untuk membangun daripada skil-skil di usia dini untuk mendorong siswa dan siswi agar menempuh pendidikan ke jenjang perkuliahan,” katanya, Kamis (30/12/2021)

Dudi berharap dengan banyaknya mahasiswa lulusan sarjana teknik kedepannya dilibatkan oleh Pemkab Cianjur disegala bidang pembangunan.

“Harapannya putra-putri daerah dapat membangun di daerahnya masing-masing atau di tiap-tiap Desa atau Kecamatan di Kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Ia mencontohkan, Mahasiswa lulusan Fakultas memiliki skill dan keterampilan dalam pembangunan yang tak dimiliki lulusan prodi lainnya.

“Misalnya lulusan Teknik Sipil ahli dibidang kontruksi, Teknik Industri mengenai Kepabrikan serta Teknik informatika memiliki keahlian dibidang programer,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Teknik Widy Setyawan berterima kasih kepada inisiator kegiatan Study Banding.

“Kegiatan ini Alhamdulillah bisa terlaksana dan kami ucapkan terima kasih banyak kepada Direktur CV D2 Project telah memfasilitasi acara ini,” kata Widi.

Sementara itu, Ketua Prodi Teknik Sipil Muhammad Ihwan menilai, kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan siswi mengenai gambaran bekerja setelah lulus.

“Kita menginformasikan bahwa Teknik sipil belajar apa aja, berapa lama, kedepannya jadi apa. Nantinya dapat menjadi tenaga ahli profesional sebagai kontraktor, konsultan, rantai pasok dan lainnya,” paparnya.

Desi Andriani guru pembimbing siswa dan siswi SMKN 1 Cilaku berharap, anak didiknya memiliki minat untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

“Saya berharap setelah acara Study banding ini anak didik saya berkeinginan melanjutkan pendidikan ke beberapa prodi khususnya yang ada di Fakultas Teknik,” pungkasnya (byu).