Sempat Meroket, Harga Telur Ayam Berangsur Turun.

Salah satu Salah satu Pedagang Pasar Induk Cianjur, Jauhar Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur.

RADARCIANJUR.com- Sempat melambung tinggi seharga daging ayam, harga telur ayam empat hari di Tahun 2022 kini berangsur-angsur turun.

Hal tersebut terpantau di Pasar Induk Cianjur (PIC), Selasa (04/01/2022).

Sebelumnya harga telur ayam di akhir tahun 2021 perkilogramnya mencapai RP 34 ribu yang semula 26 ribu hingga 28 ribu dijual pedagang.

Salah satu Pedagang Pasar Induk Cianjur Jauhar (43) mengatakan harga telur ayam yang semula seharga daging ayam perkilogramnya kini berangsur-angsur turun.

“Secara bertahap dan kini berkisar ada diharga 29 ribu 30 ribu,” katanya.

Turunnya harga ayam disebabkan stok yang mulai banyak dan permintaan stabil. Sebelumnya kenaikan harga telur ayam disebabkan stok sedikit karena diambil Kelurrga Penerima Manfaat (KPM) BPNT di sejumlah pabrik dan peternakan ayam.

“Kemarin memang sempat naik drastis, tak hanya di pasar Induk Cianjur, tetapi juga di Pasar lainnya,” ujarnya.

Jauhar berharap, harga telur ayam dapat kembali normal.

Selain itu ia meminta pemerintah tidak menganggu stok telur ayam untuk permintaan masyarakat.

“Kepada pemerintah jangan ganggu stok telur ayam buat masyarakat, untuk BPNT pakai dana tunai aja,” harapnya.

Sebelumnya, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindagin) Kabupaten Cianjur, Nana Rukmana menjelaskan, kenaikan harga tersebut dikarenakan banyaknya permintaan di akhir tahun. Sehingga stok telur sangat sedikit.

“Itu karena permintaan banyak di akhir tahun ini, sehingga stok telur sedikit dan harga dimahalkan,” kata Nana

Meski demikian, dirinya meyakinkan bahwa kondisi tersebut bukan karena adanya permainan dari bandar atau pun pihak lainnya. Bahkan, hal tersebut terbukti dengan ketersedaan telur yang masih memadai.

“Bukan karena itu (permainan, red), memang karena permintaan banyak saja jadi stoknya berkurang, tapi ketersediaannya aman. Sudah kita lakukan pemantauan di setiap pasar tradisional dan kita jamin tidak ada permainan dari kenaikan ini,” pungkasnya (byu).