Perkesit Kalah Tipis, Management Soroti Kinerja Wasit

RADARCIANJUR.com- Perkesit Cianjur kalah tipis dari Pesik Kuningan, manajemen soroti kinerja wasit pertandingan.

Bermain di Stadion Lodaya kota Bandung, tim Badak Bodas asuhan Asisten Ujang bermain menekan sejak peluit wasit dibunyikan pada pukul 07.30 WIB, Jum’at 07/01/2022.

Namun sayang dimenit ke 30 pemain belakang Perkesit melakukan pelanggaran di area luar kotak pinalti. Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pemain Pesik Kuningan melalui tendangan pelanggaran yang langsung dilesakan pemain bernomor punggung 11 ke gawang yang dijaga kiper Doni Ramadhani dan Skor 1-0 untuk kemenangan Pesik Kuningan.

Pesik Kuningan yang dilatih Anas Nasrun kian pede dan terus merapatkan pertahanan akibat gempuran pasukan Badak Bodas yang terus menekan dengan serangan-serangan menusuk lewat pemain-pemainnya yang energik.

Hingga peluit dibunyikan wasit tanda babak pertama usai, Perkesit Cianjur tertinggal satu gol.

Memasuki babak ke dua, kedua tim melakukan jual beli serangan dengan kecepatan masing-masing pemain, umpan-umpan lambung dan tusukan-tusukan melebar, namun skor tipis masih didapat untuk keunggulan Pesik Kuningan hingga memasuki menit tambahan.

Wasitpun memberikan perpanjangan waktu selama 2 menit untuk melangsungkan jalannya pertandingan.

Sementara dimasa perpanjangan waktu, tepatnya dimenit 90 lebih 42 detik, sepak pojok yang dilakukan pemain Perkesit tepat mengenai tangan pemain Pesik didalam kotak pinalti. namun wasit tak menganggap hal tersebut sebuah pelanggaran.

Wasitpun meniup peluit tanda pertandingan selesai dengan skor 1-0 untuk kemenangan Pesik Kuningan atas Perkesit Cianjur.

Asisten Perkesit Ujang menanggapi hasil pertandingan anak asuhnya sebagai kekalahan perdana setelah sebelumnya menang atas Bandung Legend.

Dengan hasil yang didapat Perkesit kini tergusur dari puncak klasemen dan digantikan Pesik Kuningan.

“Sementara Perkesit ada di posisi 2 dengan poin 3 , satu kali menang dan satu kali kalah. Sedangkan Pesik kuningan dilaga sebelumnya bermain imbang dan kini memiliki poin 4. Sedangkan dihari yang sama Bandung Legend berhasil menang atas Cibinong Putra,” katanya.

Ujang mengaku, permainan anak asuhnya cukup baik, tetapi kecewa dengan keputusan wasit dengan pelanggaran yang dilakukan pemain Pesik Kuningan.

“Anak-anak mainnya bagus, hanya kami mempertanyakan keputusan wasit. Jelas-jelas pemain Pesik hand ball didalam kotak pinalti, tetapi kami tidak diberikan pinalti,”ujarnya.

Senada dengan yang disampaikan, Ketua Perkesit M.Bayu Maulana turut menyoroti kinerja wasit yang memimpin pertandingan.

“Jelas sangat kecewa dengan keputusan wasit, tapi itulah sepakbola dan hal tersebut sebagai dinamika, wasit pun manusia tak luput dari kesalahan,”katanya.

Perkesit Cianjur akan melakukan pertandingan terakhirnya pada hari Minggu tanggal 9 Januari 2022 untuk dapat lolos ke babak kualifikasi Liga 3.

“Satu pertandingan lagi melawan Cibinong Putra, jika menang kami dapat juara grup ataupun runner dan itupun tergantung hasil dari pertandingan tim lain,” pungkasnya (byu).