Lolos Fase Grup, Ini Pesan Bupati Untuk Perkesit Cianjur

Pemain Perkesit Cianjur setelah menang atas Bandung Legend di stadion Lodaya Bandung.

RADARCIANJUR.com- Capai babak 24 besar Liga 3 seri 2, Bupati Cianjur H.Herman Suherman apresiasi para pemain.

Seperti diketahui tim asuhan asisten pelatih Uje lolos usai menjadi runner up grup 3 dengan meraih poin 6 yakni dua kali menang dan satu kali kalah dalam tiga pertandingan yang dilakoninya.

Bupati Cianjur H.Herman Suherman mengapresiasi atas capaian tim sepak bola kebanggaan tatar santri ini.

“Selamat dan sukses harapannya Perkesit terus melaju ke babak selanjutnya,” katanya.

Herman berpesan, agar terus semangat dan jangan menjadikan sikap besar kepala bagi setiap pemain tertanam di pikirannya, mengingat capaian bagus bagi Perkesit.

“Jangan besar kepala harus semangat berjuang agar bisa mencapai cita-cita kita semua, mari kita majukan sepak bola Cianjur,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Uje akan mempersiapkan anak asuhnya agar bermain lebih baik untuk mampu menyapu bersih laga-laga yang akan dimainkan.

Perkesit akan dijadwalkan melakoni pertandingan pada hari kamis, 13/01/2022 memainkan laga sengit melawan tim Mandala Majalengka di stadion Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung.

“Untuk yang terdekat kita jadwal lawan Mandala Majelengka dan selanjutnya di hari sabtu, 15/01/2022 akan melawan PSB Bogor,” kata Uje.

Sementara itu, Sekjen Perkesit Eka Merdeka menyebutkan, persiapan para pemainnya terbilang mendadak di banding tim lainnya.

Akan tetapi ia mengapresiasi atas capaian meskipun banyak kendala yang dialami timnya untuk menatap liga 3 seri 2 zona Jawa Barat.

“Anak-anak di bawah asuhan asisten Uje sangat luar biasa semangatnya, kalau dibandingkan dengan tim lainnya, Perkesit terbilang minim sekali persiapan,” Kata Eka.

Selain itu, Eka menekankan kepada para pemain Perkesit untuk selalu menganggap setiap pertandingan adalah final sehingga menjadi motivasi tersendiri untuk menang di setiap laga yang dijalaninya.

“Saya berharap kepada semua pemain setiap pertandingan harus dianggap final, karena jika kalah langsung gugur,” pungkasnya (byu).