Waspada Kejahatan di Era Digital!

Ilustrasi. Foto : BP Guide

RADARCIANJUR.com- Perkembangan era digital saat ini tentu menjadi penunjang segala aktifitas masyarakat di berbagai belahan dunia, khususnya Indonesia. Terlebih di saat kondisi pandemi seperti yang saat ini masih terjadi, masyarakat mengurangi interaksi secara langsung dan lebih memilih menggunakan digital sebagai salah satu aktifitas sosial.

Meski banyak memberikan manfaat dan menyuguhkan efisiensi berbagai hal, namun tak heran hal tersebut dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk berbuat kejahatan.

Selain itu, semakin canggihnya teknologi, maka tak sedikit orang pun melakukan aksi kejahatan di jejaring dunia maya.

Kriminolog Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Kuswandi mengatakan, perubahan aktifitas ke kegiatan melalui perangkat digital bisa saja dimanfaatkan untuk kejahatan oleh beberapa orang.

“Seiring dengan positifnya perangkat digital, kebaikan itu tidak lepas dari aspek negatif oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab melakukan niat kejahatan,” ujarnya.

Lanjutnya, seiring berjalannya pergerakan zaman yang memasuki era digital, bisa saja kejahatan pun akan merambah ke tingkatan tersebut.

“Seiring dengan canggihnya, itu juga akan digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan-kepentingannya untuk melawan hukum. Dengan perkembangan kecanggihan itu akan dimanfaatkan,” ungkapnya.

“Saya rasa UU ITE yang sudah ada, cukup kuat, tidak hanya untuk pelaku kejahatan digital ya ,tapi sebagai rem atau meredam masyarakat berbuat tindakan yang tidak sesuai,” sambungnya.

Selain itu, beberapa kasus mengenai pencemaran nama baik hingga merugikan masyarakat lainnya akibat konten, tidak bisa sepenuhnya diselesaikan melalui permintaan maaf di akun atau platform pribadi tanpa persetujuan korban.

“Perihal permintaan maaf, itu harus di depan korban. Itu kalau tidak, kasus masih berjalan dan jika dilakukan, harus sesuai persetujuan dari korban,” tutupnya. (kim)