Dugaan Pemotongan Bansos, Dinsos Cianjur Turun Gunung

Ilustrasi Bansos.(ist)
Ilustrasi Bansos.(ist)

RADARCIANJUR.com- Pemotongan bantuan sosial (bansos) yang terjadi di Desa Margaluyu Kecamatan Tanggeung direspon oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur. Namun, pihaknya baru mengetahui adanya kasus pemotongan bantuan sosial tersebut. Sehingga, ini menjadi temuan bagi Dinsos Kabupaten Cianjur untuk segera ditindaklanjuti.

Pihak Dinsos Cianjur sangat menyayangkan atas terjadinya pemotongan yang seharusnya diterima secara utuh oleh masyarakat. Terlebih di tengah kondisi pandemi saat ini. Padahal, Pemerintah Pusat sudah melarang mengenai adanya pemotongan bansos terhadap masyarakat dan agar ditindak tegas.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Cianjur, Dadan Asdiansyah mengatakan, pihaknya baru mengetahui adanya kasus tersebut. Saat ini pihaknya perlu datang ke lokasi terjadinya pemotongan yakni di Desa Margaluyu Kecamatan Tanggeung tersebut.

“Saya baru mengetahui mengenai pemotongan tersebut, tapi kita akan datang terlebih dahulu ke lokasi yang selanjutnya tindakan yang akan dilakukan,” ujarnya.

Dengan pemotongan yang terjadi tersebut, sangat disayangkan dan tentunya tidak seharusnya terjadi. Sehingga berdampak terhadap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Yang jelas kita akan survei ke lapangan dulu, jadi kita belum bisa memberikan informasi lebih,” singkatnya.

Seperti diketahui sebelumnya, pemotongan bansos sebesar Rp400 ribu diduga dipotong oleh oknum Desa Margaluyu Kecamatan Tanggeung dengan besaran Rp75 ribu. Masyarakat setempat dibuat bingung dan merasa tidak menerima kejelasan mengenai pemotongan tersebut.

Sehingga masyarakat pun melakukan petisi mengenai pembenaran adanya pemotongan tersebut. Kurang lebih 200 penerima bansos dipotong dan hanya mendapatkan uang tunai sebesar Rp325 ribu. (kim)