Progam Asimilasi Kembali Diadakan, Delapa WBP Lapas Cianjur Kembali ke Keluarga

SELAMAT: Kasi Binadik dan Giatja Lapas Cianjur, Yulius Jum Hertantono menitipkan amanat kepada WBP yang menerima asimilasi rumah yang merupakan program dari Menteri Hukum dan HAM. (Foto Lapas Cianjur For Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Program asimilasi kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cianjur kembali diberikan kepada delapan WBP. Sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat Bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebarana Covid-19.

Asimilasi rumah merupakan pengalihan masa menjalani pidana semula dijalankan di dalam lapas menjadi menjalani sisa masa pidana di rumah masing-masing. Delapan WBP telah memenuhi persyaratan baik substantif maupun administratif telah dikeluarkan untuk melaksanakan program Asimilasi Rumah. Program tersebut sudah kali keempat.

“Ini merupakan kali keempat program pemerintah dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran covid-19 terhitung dari pertengahan tahun 2019 sampai dengan awal tahun 2022,” ujar Kalapas Kelas II B Cianjur, Heri Aris Susila

Lanjut Heri, tujuan utama asimilasi rumah adalah untuk mengurangi kepadatan penghuni Lapas guna mencegah penularan Covid-19. Namun tidak semua WBP mendapatkan kesempatan Asimilasi Rumah karena ada syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelumnya.

Sementara itu, Kasi Binadik dan Giatja Lapas Cianjur, Yulius Jum Hertantono menambahkan, bahwa selama melaksanakan asimilasi rumah, WBP wajib melaksanakan protokol kesehatan, tidak diperkenankan untuk berpergian dan tetap harus berada di rumah agar tidak membawa penyakit untuk keluarganya dirumah.

“WBP asimilasi rumah diberlakukan wajib lapor kepada PK bapas sesuai arahan pada saat serah terima, asimilasi rumah bisa dicabut kapan saja apabila WBP tersebut tidak melaksanakan kewajibanya,” tuturnya.

Sejalan dengan program pembinaan yang di laksanakan di Lapas Kelas II B Cianjur WBP yang dipulangkan diberikan sertifikat vaksin dan sertifikat atau ijazah telah selesai melaksanakan kegiatan pesantren di Lapas Kelas II B Cianjur. (kim)