Pemudik Asal Jakarta Jadi Korban Bengkel Nakal, Begini Modusnya

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Kejadian kurang menyenangkan dialami oleh pemudik asal Jakarta di seputaran Jalur Ciloto, Puncak. Wawan (30) asal Thamrin, Jakarta saat itu akan melakukan perjalanan pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga di Cianjur. Namun, saat melintas dan tengah antri kemacetan di Ciloto, dirinya dikagetkan oleh motor yang berboncengan dengan memberitahukan bahwa kendaraannya berasap pada bagian kiri depan serta diminta untuk menepi.

Penasaran dengan hal tersebut, Wawan pun memutuskan untuk menepi dan  diarahkan untuk ke bengkel setempat. Setelah tiba di bengkel, dirinya mendapati dua orang yang sebelumnya memberitahukan mobilnya berasap.

Belum sempat meminta izin, mobil sudah dibongkar oleh oknum bengkel tersebut. Dirinya pun tidak bisa berbuat banyak melihat kondisi tersebut.

“Jalan dari Jakarta Selatan, mau mudik ke rumah saudara. Pada saat macet di seputaran ciloto, tiba-tiba diteriaki oleh dua orang mobil sebelah kiri mengeluarkan asap dan menepi ke bengkel yang ditunjuk oleh kedua orang yang diduga oknum bengkel nakal,” ujarnya.

Lanjutnya, beberapa komponen pun diminta untuk diganti dari mulai kanvas rem, selang rem dan minyak rem. Padahal, komponen tersebut baru satu bulan yang lalu digantinya.

“Saya kaget, ko diminta diganti, padahal baru sekitar satu bulanan saya ganti itu,” ungkapnya.

Setelah dipasang, dirinya bertambah kaget dengan harga yang dipatok oleh oknum bengkel tersebut yakni Rp750 ribu, sehingga mau tidak mau dirinya membayar dikarenakan komponen mobil sudah terpasang.

“Ya mau gimana lagi, udah terpasang. Jadi saya bayar aja daripada jadi masalah,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Pacet, Kompol Sosialisman yang mendapatkan informasi tersebut akan segera melakukan penyelidikan ke lokasi yang diduga tempat bengkel nakal.

“Akan kita selidiki terlebih dahulu ke lapangan mengenai kejadian tersebut. Ini jangan sampai terulang kembali kejadiannya,” singkatnya. (kim)