Dendam Persaingan Geng Motor Berujung Pembacokan

BERUJUNG BUI: Kelima pelaku pembacokan di Warungkondang berhasil diamankan petugas Polsek Warungkondang di dua TKP yang berbeda.

RADARCIANJUR.com – Setelah sesuka hati main serang, akhirnya kelima tersangka kasus pengeroyokan dan perencanaan pembunuhan berhasil dibekuk petugas Polsek Warungkondang pada Minggu (08/05). Saat proses penangkapan, salah satu tersangka YB terpaksa diberikan hadiah timah panas pada kaki kirinya karena mencoba untuk melarikan diri dari kejaran polisi.

Kejadian bermula akibat dipicu sifat benci dan dendam dari tersangka P yang merupakan anggota geng motor terhadap korban YM karena persaingan. P kemudian menyuruh keempat teman satu geng motornya yakni YB, RA, H dan K untuk membunuh YM.

Kapolsek Warungkondang, Kompol Surachman mengatakan, penangkapan lima pelaku ini dilakukan di dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda. “TKP yang pertama, pada saat salah satu kelompok motor yaitu kelompok YM sedang membagikan takjil yang kemudian malah diserang. Kemudian terjadi kekerasan terhadap teman korban dengan cara dibacok sehingga mengakibatkan luka berat,” katanya, di Mapolsek Warungkondang, Rabu (11/05).

Kapolsek menambahkan, TKP yang kedua terjadi di Desa Jambudipa dengan tersangka merupakan YB, sementara korban berinisial YM mengalami luka cukup parah. “Jadi untuk kasus yang kedua itu direncanakan. Ada perencanaan percobaan pembunuhan. Untuk para tersangka ini punya peran masing-masing dalam kasus yang TKP-nya di Jambudipa dari mulai perencana, pengundang dan eksekutor,” ujarnya.

Selain itu, saat diamankan tersangka YB turut membawa anak perempuan di bawah umur yang diketahui telah melakukan hubungan suami istri. “Memang setelah kami interogasi terhadap korbannya gadis di bawah umur beberapa kali dilakukan persetubuhan di tempat yang berbeda,” paparnya

Pada saat menjalankan aksinya para pelaku dipengaruhi oleh minuman keras (miras). “Jadi salah satu dari pada penyuruh yaitu P itu hanya karena dendam dan benci. Korban luka parah opname. Kalau dilihat secara kasat mata di luar dari pada visum, mungkin lukanya itu sampai 50 jahitan di pinggang dan punggung,” ungkapnya.

Polsek Warungkondang berhasil mengamankan berbagai barang bukti untuk menjalankan saat para pelaku menjalankan aksinya. “Satu bilah golok, satu bilah cerulit, kemudian kaos korban, dan HP yang digunakan untuk mengundang korban datang ke TKP,” paparnya.

Akibat tindakan, para tersangka dijerat pasal 340 junto pasal 53. “Artinya pasal pembunuhan berencana tetapi itu baru percobaan makanya kami juntokan di Pasal 53. Ancaman hukumannya 15 tahun sampai seumur hidup,” tandasnya. (byu)