Wabup Cianjur : Bidan Harus Siaga

Wakil Bupati Cianjur TB Mulyana Syahrudin.

RADARCIANJUR.com- Wakil Bupati Cianjur TB Mulyana Sjahrudin mengimbau Bidan harus seperti ket-ua RT siaga 24 jam agar mau dipanggil oleh warganya.

Politisi Senior partai Golkar di Cianjur ini menegaskan, seluruh tenaga kesehatan (Nakes) khususnya para bidan yang berada di pelosok desa untuk mengedepankan sisi kemanusian dalam bertugas.

Meski Permenkes No. 97 Tahun 2014 Pasal 14 ayat (1) yang berbunyi persalinan harus dilakukan di fasil-itas pelayanan kesehatan (Fasyankes) tidak berarti adanya larangan bidan untuk melakukan persalinan di luar Fasyankes.

TB Mulyana Sjahrudin mengatakan, Bidan justru dapat melakukan persalinan di luar Fasyankes, jika Fasyankes tersebut sulit dijangkau oleh warga.

“Hal itu jelas dikatakan dalam PP No. 61 Tahun 2014 pasal 16 angka 4,” katanya.

Ia pun menegaskan, bahwa Nakes harus mengutamakan nilai kemanusiaan daripada kepentingan bisnis.

“Jadi hal yang harus jadi perhatian para Nakes itu adalah keselamatan jiwa, apapun kondisinya,” tu-turnya.

Selain itu orang nomor dua di Kabupaten Cianjur ini berpendapat, Bidan harus mau diketuk pintunya kapanpun saja, seperti ketua RT dipanggil oleh warganya dibutuhkan kapan saja dalam waktu 24 jam.

“Jadi tidak hanya bisa terbatas layanan itu di tempat Nakes tersebut. Apalagi bidan yang memiliki wila-yah layanan” ungkapnya.

Menanggapi imbauan dari Wakil Bupati Cianjur, Salah satu Nakes di Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber Bidan Nurul juga setuju dengan hal tersebut.

“Jadi memang di anjurkan di fasyankes, tapi tidak menutup kemungkinan bisa di luar fasyankes bila ada sesuatu yang tidak memungkinkan untuk datang ke fasyankes,” tandasnya (byu).