Kantor FKUB Cianjur Tiba-Tiba Disegel, Ada Apa?

Plang besi yang dipasang di depan Kantor Sekretariat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Cianjur.

RADARCIANJUR.com- Kantor Sekretariat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Cianjur di jalan Siliwangi, Kelurahan Pamoyanan disegel tanpa alasan jelas, Kamis (12/05/2022).

Hal tersebut terlihat tertampang jelas plang besi yang melarang siapapun masuk. Diketahui
petugas dari Badan Keuangan dan Aset Daerah yang memasang plang besi itu.

Selain itu Organisasi yang bergerak di bidang kerukunan antar agama ini juga mempertanyakan alasan penarikan mobil operasional FKUB Toyota Innova G AT bernomor polisi F 1101 W tahun rakitan 2012 terjadi sekitar bulan April 2022.

Ketua FKUB Kabupaten Cianjur, KH Choirul Anam turut membenarkan, adanya penarikan mobil operasional dan penyegelan kantor FKUB Cianjur yang dilakukan Pemkab Cianjur.

“Iya betul, kami menyesalkan tindakan tersebut,” katanya.

Mantan Ketua PCNU Cianjur ini mengungkapkan, untuk penarikan mobil berdasarkan surat yang dikirimkan Pemkab Cianjur dengan alasan dipakai untuk instansi lain.

“Alasannya untuk dipakai Dinas Lingkungan Hidup, padahal yang kami tahu mobilnya ada,” ungkapnya.

Akan tetapi, Khairul Anam mengaku keheranan karena penyegelan kantor FKUB Cianjur tidak melalui surat resmi tetapi langsung dipasang plang besi.

Ia pun menyatakan keberatan atas disegelnya bangunan yang telah belasan tahun tak pernah dipermasalahkan Pemkab Cianjur sehingga memutuskan untuk mencabut plang tersebut.

“Padahal kan kantor itu sudah dipakai FKUB selama 16 tahun, kenapa tiba-tiba disegel,” paparnya.

Ia pun menyesalkan, sikap Bupati Cianjur Herman Suherman terhadap penarikan dan penyegelan kantor FKUB, padahal organisasi ini dibentuk oleh pemerintah.

“Kami ini kan diberikan SK oleh Bupati Cianjur, kenapa sekarang diperlakukan seperti ini,” sesalnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Cianjur Ahmad Danial mengaku, tak ada kegiatan menyegel kantor sekretariat FKUB.

“Tidak menyegel sekretariat, kata siapa ?,” Kata Danial.

Selain itu mengenai penarikan mobil ia tak mengetahui dan lebih menyarankan menanyakan kepada Setda Cianjur.

“Untuk mobil Silahkan konfirmasi nya ke setda. Karena pencatatan ada di setda bagian umum,” pungkasnya (byu).