Bupati Cianjur Kembali Rotasi Pejabat

DILANTIK: Acara pelantikan kepala sekolah di lingkungan Kabupaten Cianjur, digelar di Gedung SDN Gintung di Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang Cianjur. Foto : Bayu Nurmuslim/ Radar Cianjur.

RADARCIANJUR.com – Bupati Cianjur, Herman Suherman, kembali melakukan rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Pada rotasi dan mutasi, Herman melantik ratusan guru dan kepala sekolah SD dan SMP, yang dihelat di Gedung SDN Gintung di Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang Cianjur, Jumat (12/5).

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan,
bahwa rotasi dan mutasi ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan, khususnya untuk para kepala sekolah SD dan SMP.

“Semua itu dilakukan, salah satu upaya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Cianjur,” katanya.

Herman memaparkan, sengaja melakukan kegiatan pelantikan di gedung SDN Gintung, menurutnya agar bisa mengenang bahwa dirinya pernah bersekolah di sekolah tersebut.

“Ada kenangan saya sekolah di sini, saya sekolah pada tahun 1969 dan lulus pada tahun 1975. Selama 6 tahun saya sekolah di sini, dan sengaja momen ini agar mengingatkan kembali,” katanya.

Selain itu, ia pun ingin memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak SDN Gintung untuk lebih giat belajar dan mempunyai cita-cita tinggi.

“Menyemangati anak-anak yang lain, walaupun sekolahnya di kampung, alumninya bisa jadi bupati,” ujarnya.

Herman pun mengucapkan selamat kepada para pejabat dan berpesan agar mengemban jabatannya secara amanah.

“Semoga semua yang menjadi pejabat di lingkungan Kabupaten Cianjur, agar menjalankan amanah dengan baik,” harap Herman.

Sementara itu, Sekdis Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cianjur, Heri Farid mengatakan, pelantikan yang digelar di gedung SDN Gintung dilaksanakan juga secara zoom meeting.

“Sebanyak 492 pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur dilakukan rotasi mutasi,” katanya.

Adapun ke 492 pejabat tersebut di antaranya terdiri dari jabatan struktural sebanyak 72. Jabatan fungsional penyetaraan ada 4 orang, kepala puskesmas 6 orang, kepala SMP 29 orang, serta kepala SD 331 orang.

Ditanya mengenai, telah terpenuhinya jabatan ASN, ia mengaku saat ini hanya pejabat eselon dua yang telah mencukupi.

“Untuk jabatan eselon dua masih ada. Karena pengisian eselon tiga dan empat harus melalui seleksi terbuka atau lelang jabatan,” ujarnya.

“Untuk tahun ini pun ada yang pensiun satu orang di Inspektorat Daerah,” pungkasnya. (byu)