Bidan N Penuhi Panggilan Puskesmas Campaka

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Permasalahan dugaan penolakan seorang bayi untuk imunisasi di Desa Susukan, Kecamatan Campaka semakin memanas.

Akhirnya bidan N memenuhi panggilan dari Puskesmas Campaka atas kejadian yang dialami oleh orangtua bayi perihal ditolak imunisasi karena sang anak tak memiliki data di kader Posyandu Pisang.

Orangtua bayi yang enggan disebutkan namanya mengatakan, ia sama sekali tak merasa di panggil oleh Puskesmas Campaka.

Namun bidan N kekeuh agar ia ikut menemaninya ke Puskesmas untuk memberikan klarifikasi.

“Sebenernya kemarin, kan cuma bidan N saja yang di panggil, malah saya harus ikut, kader semuanya juga di bawa ke sana. Katanya ingin cepat beres,” katanya melalui sambungan telepon, Selasa (24/05/2022).

Ia pun mengaku kecewa karena bidan N tetap dengan pendiriannnya mengaku kepada pihak puskesmas.

“Jadi bidan natalia banyak bohongnya. Yah gak mengaku bahwa anak saya tak di imunisasi gara-gara tak ada data di posyandu,” ujarnya.

Sementara itu dikonfirmasi Radar Cianjur melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp, Selasa (24/05/2022) bidan N hanya membaca saja.

Sementara itu, Dian Taufik Staff TU Puskesmas Campaka membenarkan perihal pemanggilan Bidan N dan mengaku, pasien tersebut juga ikut mendampinginya.

“Sudah dipanggil, bidan kan mau klarifikasi kronologisnya, malah pasiennya juga ikut,” kata Dian.

Dian mengaku, hasil dari klarifikasi pasien salah memahami maksud dari Bidan N.

“Ternyata setelah diklarifikasi kedua belah pihak, tak ada penolakan kata pasien, hanya ia pulang karena hendak mengantar saudaranya sesudah diperiksa kehamilan,” tandasnya (byu).