Fakta Baru Pria di Gresik Nikahi Kambing

Video pria nikahi kambing di Gresik.-Tangkapan layar-

RADARCIANJUR.com – Jagat maya beberapa hari ini tengah heboh adanya viral video seorang pria nikahi seekor kambing di Desa Jogodalu, Bejeng, Gresik, Jawa Timur.

Banyak kalangan heboh setelah mengetahui sesuatu tidak lumrah di tengah masyarakat, apalagi sampai acara pernikahnya digelar secara meriah.

Bahkan perangkat desa hingga anggota DPRD Gresik menghadiri acara pernikahan tersebut.

Pria yang dalam video itu bernama Saiful Arif, warga Desa Klampok, Kecamatan Bejeng. Dirinya menamakan diri sebagai Satrio Paningit dan menikahi seekor kambing bermula dari ‘wangsit’ atau petunjuk gaib. Seekor kambing betina yang dinikahi Arif diberi nama Sri Rahayu binti Bejo.

Arif mengaku dapat wangsit pada setahun lalu untuk menikahi Sri Rahayu. Dengan menikahi seekor kambing, dia berharap tidak ada adu domba

“Biar alam semesta ini terjaga,” katanya.

Anggota Fraksi Nasdem DPRD Gresik Nur Hudi Didin Arianto hadir di tengah acara pernikahan tidak wajar tersebut. Dirinya berbusana berwarna kuning dan atribut adat kejawen.

Video tersebut viral dan menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat. Setelah heboh, Arif memberikan konfirmasi bahwa video itu sengaja dibuat hanya konten semata alias tidak sebenarnya terjadi.

BACA JUGA : Foto-foto Desa Nagrak Porak Poranda Akibat Banjir Bandang

Tujuannya menghibur masyarakat semata dan tidak bermaksud menyinggung agama manapun.

“Kami mengklarifikasi bahwa itu hanya konten, tidak ada niatan dalam membawa atau menyinggung sisi agama manapun,” ujar Arif di Pesanggrahan Ki Ageng, Gresik.

Pemilik Pesanggrahan Ki Ageng, Nur Hudi Didin Arianto mengatakan, Arif merupakan seorang konten kreator. Arif, sebutnya, biasa membuat konten YouTube dan TikTok.

Pembuatan konten pria nikahi kambing disebutnya untuk mengangkat engagement atau kunjungan ke akun media sosial.

“Di awal sudah saya sampaikan ke teman-teman, kepada kyai, ini hanya konten supaya mendapat like yang banyak. Sudah saya pesan, jangan sampai ada menggunakan bahasa keagamaan apapun. Tapi dalam prosesi (konten) keceplosan dan terlanjur tersebar,” kata Nur Hudi.

Sekretaris PCNU Gresik, Moh. Syifa’ul Fuad mengatakan, pria nikahi seekor kambing merupakan ajaran sesat. Meski itu konten media sosial, harusnya mengedepankan edukasi daripada hal menyesatkan. Ia meminta konten medsos tersebut, secepatnya dihapus.

“Kalau video dan sudah viral itu orientasinya mengandung ajaran sebuah faham, maka pihak berwenang dalam hal ini Kemenag harus cepat turun tangan dan melakukan pembinaan,” ujarnya.(dis)