Strategi Sekolah Swasta Cianjur Gaet Siswa dalam PPDB

Gedung SMA Pasundan 2 Cianjur.

RADARCIANJUR.com- Sekolah swasta di Kabupaten Cianjur memiliki cara tersendiri mengaet siswa dalam menyelenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Mengingat pola pikir masyarakat harus menyekolahkan anaknya di sekolah yang bestatus milik pemerintah atau negeri.

Kepala SMA Pasundan 2 Cianjur, Yayan Solihin Permana mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa PPDB itu agenda rutin tahunan. Untuk bersaing dalam PPDB, pihaknya selalu mencari metode untuk kepercayaan masyarakat.

“Kami sekolah swasta memang tiap tahun selalu mencari cara, mencari metode dalam rangka untuk kepercayaan masyarakat. PPBD itu intinya kalau kita dikunjungi oleh banyak siswa baru artinya kita itu mendapat kepercayaan dari masyarakat,” katanya.

Yayan mengatakan, setiap tahun pihaknya selalu mencari upaya dan selalu meningkatkan pelayanan. Karena menurutnya, sekolah itu jasa di bidang pendidikan, dan pihaknya setiap tahun punya metode dan cara berpromosi.

“Pendaftaran mulai dibuka sejak Mei kemarin kami menerima siswa sesuai dengan kapasitas ruang kelas di SMA Pasundan 2 Cianjur, kuota dengan 300 siswa,” ujarnya.

Yayan mengaku PPDP tidak ada kendala meski sempat ada kendala wabah pandemi.

“Tapi selama ini kami tidak pernah mempersoalkan terkait keuangan. Berapapun yang mereka punya dipersilahkan. Kami tidak mempersoalkan masalah keuangan ini menjadi kendala buat mereka menjadi kendala yang ingin sekolah di sini,” paparnya.

Bahkan SMA Pasundan 2 Cianjur juga memiliki program membebaskan biaya bagi anak yatim dan anak tidak mampu.

“Anak tidak mampu dan anak yatim kami bebaskan biayanya. Dan itu sudah menjadi keseharian kami,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMPI Al-Azami Cilaku, Cianjur, Heris Hilman mengatakan, untuk penerimaan peserta Didik baru di SMP Islam Al-Azami, berdasarkan hasil evaluasi panitia PPDB, hanya menerima kuota di 100 siswa.

BACA JUGA : PMI Cianjur Peduli Fasilitas Kesehatan Sekolah

“Artinya kami optimalkan 4 kelas, baik itu ikhwan maupun akhwat. Alhamdulillah sampai dengan hari ini pun kuota itu sudah semuanya terpenuhi,” Kata Heris.

Heris mengungkapkan, pendaftar ke SMP Islam Al-Azami sangat antusias.

“Mungkin karena memang kami berupaya seoptimal mungkin memberikan sebuah layanan kepada peserta didik kami untuk bisa lebih optimal dalam proses pendidikan dan pembelajaran,” tandasnya.(byu)