Sekjen PAN : Rekomendasi Capres dari Cianjur Mengerucut ke Ridwan Kamil

BERAKSELERASI: Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno meminta kepada setiap DPD untuk memberikan satu nama yang sesuai kriteria dan panduan DPP PAN untuk kandidat capres dan cawapres dari eksternal menjelang Pemilu 2024. (Foto: Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Partai Amanat Nasional (PAN) sudah mulai melakukan akselerasi jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, terlebih untuk pengusungan calon presiden dari partai dengan logo matahari putih ini. Namun, PAN sendiri membuka rekomendasi dari setiap daerah untuk memberikan nama yang nantinya akan dibahas di DPP PAN.

Sekretaris Jendral DPP PAN, Eddy Soeparno mengatakan, setiap daerah dipersilahkan untuk memberikan rekomendasi nama yang ingin diusulkan sebagai kandidat calon presiden.

“Kita sudah meminta kepada seluruh kabupaten kota, saat melakukan Rakerda tolong diusulkan siapa nama capres dan cawapres yang dikehendaki. Tentu akan berbeda dari satu daerah dengan daerah lain, ini akan kita kumpulkan dan himpun serta dibawa ke Rakerwil dan Rakernas,” ujarnya.

Sebelum akhir tahun, PAN diharapkan sudah bisa menyampaikan kepada masyarakat mengenai capres dan cawapres dari PAN. Sementara untuk calon internal yakni Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan.

BACA JUGA : PAN Cianjur Pasang Formasi 6-1-1

“Karena Cianjur berada di Jawa Barat, salah seorang calon yang diajukan yakni Ridwan Kamil. Tapi beserta nama-nama yang lain yang akan kita seleksi juga. Mungkin di daerah lain seperti Jawa Timur ibu Khofifah, saya kira itu kita bebaskan,” tuturnya.

Kriteria dan panduan yang ditetapkan oleh PAN yakni harus nasionalis dan religius, memiliki integritas serta komitmen pemberantasan korupsi, mampu merawat kebhinekaan untuk mempersatukan bangsa dan bersikap inklusif.

“Kriteria dan panduan tersebut dimatangkan dalam rakerda di seluruh Indonesia yang diusungkan oleh daerah-daerah untuk menjadi capres dan wapres dari PAN untuk kemudian dibawa ke provinsi,” jelasnya.

Meski nama Kang Emil disebutkan, namun keputusan Rakerda Cianjur belum diputuskan. Akan tetapi, pria yang disapa Kang Eddy ini menilai nama Kang Emil akan kuat dan populer di Jawa Barat.

“Saya belum mendengar keputusan dari Rakerda, tetapi rasanya logika saya, di Jawa Barat nama Ridwan Kamil akan kuat serta populer, sehingga tidak heran jika namanya akan keluar di Rakerda di seluruh Jawa Barat. Saya pikir itu sebuah konsekuensi logis dari popularitas lokal,” paparnya.

“Kami di DPP membebaskan seluruh DPD menyebutkan siapa saja, dengan catatan kriteria tersebut terpenuhi,” sambungnya. (kim)