Pendaftaran Bacaleg, Ketua Golkar Cianjur : Ada Dari Parpol Lain Juga

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, TB Mulyana Syahrudin

RADARCIANJUR.com- DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Cianjur sudah memiliki ‘pasukan’ untuk nahkodanya mengarungi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Pasalnya, pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) atau fungsionaris sebutan dalam Partai Golkar, sudah dilaksanakan sejak empat bulan sebelumnya.

Dari data yang diterima, saat ini sudah 220 persen pendaftar, baik internal maupun eksternal. Tentunya jumlah tersebut sudah lebih dari cukup untuk meramaikan pesta demokrasi mendatang.

“220 persen dari internal dan eksternal pendaftaran dilakukan terbuka, walaupun tidak dipublikasi, tetapi masyarakat banyak mengetahui. Karena saat ini dalam musim pendaftaran bacaleg di setiap partai politik. Sebetulnya golkar sudah memulai sejak empat bulan lalu. Pendaftar sudah lebih dari 100 orang,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, TB Mulyana Syahrudin.

TB Mulyana mengungkapkan, bahkan terdapat anggota parpol lain yang ikut hijrah untuk berteduh di bawah naungan partai dengan logo pohon beringin ini.

“Sudah ada pendaftar dari parpol lain, kalau jumlahnya itu rahasia,” terangnya.

Tidak ada syarat khusus, yang diberikan kepada pendaftar hanya berupa syarat secara umum, seperti mengisi pendaftaran dan mengikuti prosedur yang diberikan partai.

“Hanya mengikuti pendidikan fungsionaris dapil. Nantinya akan diproyeksikan menjadi bacaleg sebelum diverifikasi oleh KPU Cianjur,” ungkapnya.

“Skor tertinggi dalam pendidikan fungsionaris akan lolos. Ditentukan secara terbuka dengan kegiatan-kegiatan yang harus diikuti, penugasan yang harus dilaksanakan dan ada nilai skor dari survei masyarakat. Nantinya dari nilai tersebut akan ditentukan menjadi fungsionaris atau bacaleg.
Saat ini sudah berlangsung penugasan dan pelatihan-pelatihan,” sambungnya.

Meski sudah penuh, dimungkinkan untuk menerima pendaftar. Pasalnya, partai belum memandang bahwa hal tersebut sudah komposisi yang sudah tepat sebelum survei dilaksanakan. (kim)