Heboh, Gara-gara Ini Kades Jayagiri Sempat Mengundurkan Diri

Foto : Tangkapan layar video

RADARCIANJUR.com- Kepala Desa Jayagiri, Kecamatan Sukanagara, Wawan Setiawan mencabut kembali surat pengunduran diri sebagai kepala desa, Rabu (22/06/2022).

Sebelumnya ia dituntut mundur oleh ratusan warga yang mendatangi kantor desa gara-gara kesalahfahaman mengenai program ketahanan pangan, pada, Senin (20/06/2022).

Adapun kekecewaan masyarakat mengenak ketahanan pangan yakni bantuan kambing menjadi ayam.

Kapolsek Sukanaga, AKP Tio mengatakan, kejadian tersebut berawal dari undangan kepala desa terkait dengan untuk klarifikasi penggunaan dana desa yang dialokasikan untuk ketahanan pangan.

“Di situ ada kesalahan teknis yang tidak ditempuh oleh kepada desa. Di antaranya adanya perubahan APBDes yang tidak melalui musdes secara utuh. Sehingga masyarakat tidak tahu,” katanya.

Sehingga nyaris terjadi kericuhan karena ketahanan pangan itu dialokasikan untuk kambing berubah jadi ayam dan masyarakat tak mengetahui adanya perubahan karena tidak ada di selenggarakan musdes.

“Di undang masing-masing RT. dari itu, mungkin timbul ketidak puasan dari masyarakat terhadap kades yang tidak transparan,” ujarnya.

Karena tidak puas dengan penjelasan Kades massa kemudian meminta Kades mundur dengan tandatangani di surat pernyataan.

“Akhirnya pak kades apakah itu terpaksa atau tidak, yang jelas sudah tanda tangan masa bubar. Tapi intinya kalau saya lihat memang itu ketidak percayaan seluruh masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Apdesi Cianjur, Beni Irawan mengatakan, terkait dengan pengunduran diri Wawan Setiawan memang tidak mendasar, karena melakukan hal tersebut di bawah tekanan dan ancaman terhadap keluarga.

Terkait dengan hal itu, kepala desa akan menguasakan kepada hukum, kepada pengacara untuk menyelesaikan, untuk menyampaikan somasi terkait dengan ancaman yang dilakukan oleh mereka (masyarakat).

“Somasi atau melapor ke pihak yang berwajib. Ada pengrusakan, ancaman kepada pihak keluarga, menyuruh memaksa kepala desa untuk menandatangani pengunduran diri secara tidak mmanusiawi,” kata Beni.

Beni pun mengungkapkan ketidakpuasan pengalihan anggaran ketahanan pangan dari kambing ke ayam.

“Karena kambing itu kenapa di alihkan itu kan dasarnya sudah bermusyawarah dengan BPD, kemudian berdasarkan surat dari DPMD untuk berhati hati atau menunda untuk pembelian hewan,” tandasnya. (byu)