Penambang Pasir Meninggal Dunia Tenggelam di Sungai Cisadea Sindangbarang

Evakuasi jasad Hadis (40) warga Kampung puncak salam RT 01 RW 05, Desa Saganten Kecamatan Sindangbarang.

RADARCIANJUR.com– Seorang penambang pasir Hadis (40) warga Kampung puncak salam RT 01 RW 05, Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang ditemukan meregang nyawa di sungai Cisadea.

Pria tersebut kali pertama ditemukan oleh beberapa warga Kampung Calingcing RT 04 RW 04, Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang menggenakan kaos berwarna hitam dan celana pendek berwarna ungu, kemudian posisi tubuhnya telungkup dan mengambang di sungai, Senin (18/07/2022) pukul 13.00 WIB.

BACA JUGA : Soal Langka Pertalite, DPR Ultimatum Pertamina Cianjur, Segera Atur Kembali Jalur Distribusi

Kematian naas pria itu diduga tenggelam saat bekerja menambang pasir.

Kapolsek Sindangbarang Iptu Dadang Rustandi membenarkan, penemuan mayat tersebut berdasarkan laporan warga sekitar.

Saat di cek ke TKP, anggotanya mendapati sebuah kendaraan yang digunakannya untuk bekerja sehari-hari menambang pasir dan beberapa barang yang digunakan.

“Petugas tidak menemukan satu orang pun di lokasi penambangan pasir kali tersebut, tetapi mendapatkan sebuah motor Honda Beat warna putih, plastik keresek hitam berisi makanan ringan dan 1 galon aqua,” katanya.

Kemudian mayat tersebut dibawa ke Puskesmas Sindangbarang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA : Ada 10 Desa yang Rawan Konflik Pilkades, Ini Kata Bupati Cianjur

Berdasarkan keterangan keluarganya, sebelum kejadian Hadis pamit untuk bekerja menambang pasir dilokasi itu.

“Menurut keterangan istri dan anaknya betul itu mayat Hadis setelah ditunjukkan foto, memang sehari-hari menambang pasir di sungai Cisadea,” ujarnya.

Saat ini mayat korban telah dibawa oleh keluarganya untuk di semayamkan keluarga korban.

Keluarga pun telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Keluarga menolak untuk dilaksanakan otopsi,” tandasnya. (byu)