730 Petugas Lapas se-Jabar Ditempa Ilmu FMD

PENGECEKAN: Sebanyak 730 petugas lapas yang ada di Jawa Barat melakukan pelatihan Pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin (FMD) di SPN Cisarua, Kabupaten Bandung. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com- Pada Senin (18/7) kemarin bertempat di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jabar, Kabupaten Bandung Barat, Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kemenkumham Jabar) melaksanakan upacara pembukaan kegiatan Pembinaan Fisik, Mental dan Disiplin (FMD) di Lingkungan Kemenkumham Jabar.

Kegiatan upacara turut dihadiri pejabat penting Kemenkumham yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono; Direktur Keamanan dan Ketertiban, Abdul Aris; Kepala Kantor Wilayah, Sudjonggo dan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Maulidi Hilal beserta jajaran Kepala UPT Pemasyarakatan di wilayah Jawa Barat, selain itu upacara pembukaan ini juga diikuti oleh Kepala SPN Polda Jabar, Joko Surahmanto beserta jajarannya.

Memimpin giat pembukaan FMD sebagai inspektur upacara, Sesditjen, Heni memberikan amanat kepada para peserta pembinaan sekaligus secara resmi membuka kegiatan. 730 orang lebih peserta kegiatan pembinaan yang merupakan para petugas dari Satuan Kerja Pemasyarakatan Kemenkumham Jabar.

Disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan awal dari pembentukan petugas Pemasyarakatan yang memiliki karakter kuat fisik dan mental serta pribadi yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya dan berani menolak melakukan praktek yang tidak bermartabat.

“Saya berpesan kepada seluruh petugas pemasyarakatan untuk berpedoman kepda dasar 3+1 dan back to basic dalam menjalankan tugasnya. Jadikan pembinaan ini sebagai upaya perbaikan untuk menghilangkan hal-hal negatif yang tampak di mata masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan dan penyematan tanda peserta pembinaan secara simbolis oleh Seditjen, Heni, upacara pembukaan berlanjut dengan penandatanganan surat perjanjian kerjasama pembinaan oleh Kakanwil Sudjonggo dan Kepala SPN, Joko. Upacara pembukaan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta upacara dan peragaan yel-yel oleh para pasukan upacara.

Seusai upacara pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian penguatan oleh Sesditjen, Heni dan Ditkamtib, Abdul Aris. dalam penguatan ini Heni mengingatkan akan peran SDM yang strategis dalam Kementerian ini dan juga yang paling rawan terhadap penyelewengan. Diharapkan melalui pembinaan FMD ini akan membentuk karakter para petugas Pemasyarakatan sehingga tidak ada lagi munculnya berita-berita terkait Kemenkumham yang tidak menyenangkan di mata masyarakat.

Dalam kesempatan ini juga Heni mengapresiasi atas cepat tanggapnya Kemenkumham Jabar dalam merespon disahkannya Undang – Undang Pemasyarakatan melalui penyelenggaraan pembinaan FMD ini. Kedepannya diharapkan giat pembinaan yang diselenggarakan oleh Kemenkumham Jabar selama lima hari ini bisa menjadi patokan bagi Kemenkumham di wilayah – wilayah Indonesia lainnya. (kim)