Beredar Video Dua Sejoli Bermesraan di Cafe, Ini Kata Satpol PP Kota Sukabumi

MESRA DI TEMPAT UMUM : Dua pasangan sejoli saat tertangkap kamera tengah bermesraan di salah satu cafe. (Tangkapan Layar)

RADARCIANJUR.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, menyoroti soal beredar video dua pasang sejoli yang tengah bermesraan di tempat umum tepatnya di sebuah kafe Jalan Didi Sukardi, Kecamatan Citamiang.

Video tersebut, diunggah di media sosial Twitter pada Senin 18 Juli 2022 oleh akun txtsukabumi yang menyebut sepasang kekasih tertangkap kemera sedang bermesraan di tempat umum peristiwa ini terjadi pada hari Minggu 17 Juli 2022 di salah satu cafe.

Kabid Penegak Perda (Gakda) Dinas Satpol PP Kota Sukabumi, Heri Sihombing mengatakan, setelah mendapatkan informasi beredarnya video tersebut petugas langsung melakukan pengecekan. Namun, petugas kesulitan untuk menemukan kafe tersebut karena lokasinya tersembunyi.

“Barusan sudah mantau saya fikir kafenya pinggir jalan dan bernama. Kalau masuk mah berarti agak tersembunyi yang dekat kolam itu lokasinya kan,” kata Heri kepada wartawan, Selasa (19/7).

Lanjut Heri, petugas menekankan kepada pengelola untuk memberikan papan larangan seperti menjaga kesopanan dan larangan membawa alkohol atau obat-obatan terlarang.

“Tinggal pengunjung disiplin terhadap aturan tersebut,” ujarnya.

Disinggung soal sanksi yang diberikan terhadap cafe, Heri menuturkan, Satpol PP hanya meminta agar pihak cafe dapat memberikan himbauan kepada para pengunjung agar tidak berbuat hal tidak senonoh.

“Kalau terjadi perubahan fungsi, bisa kemungkinan terjadi penutupan atau pencabutan izin. Ditekankan ke pihak pengelola kafe papan aturannya harus jelas,” cetusnya.

Sementara itu, untuk memberikan pembinaan kepada dua pasang remaja tersebut petugas juga belum menemukan identitas mereka.

“Kalau di cafe, setiap pengunjung kan tidak minta KTP. Tidak seperti masuk hotel minimal kan ada KTP. Artinya kalau harus dilacak sepertinya agak susah, tinggal bagaimana komitmen pemilik kafe menerapkan aturan yang jelas bila perlu dibaca dari jauh,” pungkasnya. (bam)