Biaya Melahirkan Ditanggung Negara, Ini Kata Dinkes Cianjur

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy.

RADARCIANJUR.com- Pemkab Cianjur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur akan menindaklanjuti soal mengeluarkan aturan terbaru terkait biaya persalinan bagi ibu hamil yang akan ditanggung negara.

Aturan tersebut telah ditekan Jokowi pada tanggal 12 Juli 2022 melalui Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 5 Tahun 2022 tentang Peningkatan Akses Pelayanan Kesehatan Bagi Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, dan Bayi Baru Lahir melalui Program Jaminan Persalinan.

BACA JUGA : Dinkes Klaim Dosis Vaksin Booster di Cianjur Masih Aman

Menurut Inpres tersebut, aturan ini hanya berlaku ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir yang memenuhi kriteria fakir miskin dan orang tidak mampu serta tidak memiliki jaminan kesehatan.

Kepala Dinkes Cianjur dr Irvan Nur Fauzi mengatakan, program jampersal tahun 2022 belum dimulai. Tetapi di Kabupaten sudah mensiasati dan mengantisipasi mengambil solusi bagi ibu hamil.

“Yang belum mempunyai jaminan yang terdaftar sebagai penerima BPJS aktif dan yang tidak mampu nanti kita data lalu kita usulkan menjadi penerima bantuan yang dari Pemda,” katanya.

Terhitung Pemkab Cianjur memiliki target kepesertaan ibu hamil sebanyak 4.000 dalam satu periode.

“Tahapannya kami sudah mendata sasaran ini. Tetapi dinamis kan orang hamil itu sepanjang tahun akan kita update terus tiap bulannya.
Rata-rata kita mengajukan 4.000,” ujarnya.

Irvan menyebut, teknis ibu hamil dapat mendaftar jauh-jauh hari ke bidan desa setempat.

“Yang Non BPJS nanti di data oleh bidan desa bisa secara mandiri datang melaporkan hamil, Kira-kira tidak mampu atau takut melahirkan normal atau ada penyakit lain atau riwayat yang bersangkutan sesar segera kita masukan datanya menjadi peserta,” tandasnya. (byu)