Dishub Cianjur : Kaca Angkum Jangan Gelap-Gelapan

SUDAH DIATUR: Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 Tentang Kendaraan dijelaskan untuk penggunaan kaca film bagi angkutan umum maksimal 20 persen. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Tak sedikit kendaraan umum di Kabupaten Cianjur didapati dengan kondisi kaca yang terlapisi kaca film gelap. Hal tersebut tentunya dapat membahayakan penumpang yang ada di dalam kendaraan. Terlebih jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tidak heran, sering kali ditemui kasus kriminalitas di dalam angkutan umum yang menyasar penumpangnya. Ternyata, penggunaan kaca film pada angkutan umum sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

BACA JUGA: Sering Padam, Dishub Cianjur Sebut Kabel Lampu PJU Rawan Pencurian

Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Yogi Wildan Nugraha mengatakan, kaca film yang digunakan pada angkutan umum maksimal 20 persen.

“Angkutan penumpang umum meliputi angkot, bus dan sebagainya itu (kaca Film) maksimal 20 persen, tidak boleh lebih dari itu. Sudah diatur PP Nomor 55 Tahun 2012,” ujarnya.

Lanjutnya, jika saat pengujian atau gedung uji, angkutan umum akan mendapatkan teguran dan harus dilepas kaca film tersebut serta tidak boleh digunakan kaca film lebih dari ketentuan.

“Kalau masuk ke gedung uji, itu kena tegur oleh kita. Sementara di lapangan, nanti yang menangani atau memberikan sanksinya dari Dalops bidang lalulintas Dishub,” tuturnya.

Pihaknya pun meminta kepada pemilik atau pengelola angkutan umum agar tidak menggunakan kaca yang gelap. Selain membahayakan pengemudi, namun turut membahayakan penumpang. (kim)