Soal Ladang Ganja di Gunung Karuhun, Ini Kata Perhutani Cianjur dan LMDH

Rapat Komisi B yang di pimpin langsung Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Cianjur, Diki Ismail.

RADARCIANJUR.com- Perum Perhutani Cianjur dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) akhirnya memenuhi panggilan Komisi B DPRD Cianjur.

Adanya pemanggilan untuk dilakukan rapat bersama atas temuan ladang ganja di Gunung Karuhun, Kampung Pasirleneng, Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Selasa (28/06/2022).

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Cianjur, Diki Ismail mengatakan, setelah rapat selesai dengan Perum Perhutani yang juga menghadirkan LMDH di Kecamatan Campaka telah mendapatlan kesimpulan.

“Ternyata hasil rapat dengar pendapat dengan komisi B bahwa di Desa Cimenteng tempat lokasi atau penanaman ganja tersebut belum terbentuk LMDH,” katanya.

Selain itu Perum Perhutani mengakui bahwa dari  sisi pengawasannya belum baik karena wilayah itu berbatasan dengan Sukabumi.

Kemudian adanya sisi kelemahan terkait sosialisasi atau edukasi ke masyarakat bahwa tanaman ini bentuknya ganja dan tidak diperbolehkan.

“Bahwa mereka pun sebetulnya tidak tahu benihnya (tanaman ganja) seperti apa, kalau sudah di taman seperti apa,” ujarnya.

Kedepannya DPRD akan terus berkomunikasi dengan Perhutani sejauh mana edukasi atau sosialisasi ke masyarakat LMDH kaitan dengan bahayanya atau tanaman ganja.

“Jadi dua kesimpulan hari ini sudah disepakati bersama, bahwa satu membentuk LMDH dengan pengawasannya, yang ke dua akan melaksanakan sosialisasi yang bekerjasama dengan BNN ataupun Polres Cianjur,” paparnya.

Komisi B DPRD Cianjur pun berencana, pada bulan Agustus akan memanggil kembali Perum Perhutani dan LMDH dari beberapa kecamatan sebagai perwakilan.

“Karena kalau hari ini khusus dengan LMDH yang ada di Kecamatan Campaka saja, jadi LMDH kecamatan lain juga belum. Karena hampir kurang lebih 200 lebih LMDH yang ada di Perhutani se-Kabupaten Cianjur,” pungkasnya. (byu)