Prabowo Tunjuk Ganjar Ramadhan jadi Ketua DPC Gerindra Cianjur

Ganjar Ramadhan Ketua DPC Gerindra Cianjur

RADARCIANJUR.com – Ganjar Ramadhan tiba-tiba menjadi Ketua DPC Gerindra Kabupaten Cianjur. Ketua DPRD ini ditunjuk langsung oleh Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Perombakan kepemimpinan partai Gerindra ini hampir bersamaan dengan DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur yang juga sudah memiliki pemimpin baru. Pucuk pimpinan DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Cianjur sebelumnya diisi Dedi Kosim alias Abah Geboy.

Sosok muda berusia 30-an ini menerima Surat Keputusan (SK) yang diserahkan secara langsung oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Harris Bobihoe di Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Barat pada Senin (25/7) malam.

Didapuknya Ganjar untuk melanjutkan tongkat komando kepemimpinan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Cianjur bukan tanpa alasan. Beberapa pertimbangan berdasarkan hasil usulan langsung secara estafet dari DPC ke DPD hingga ke DPP Partai Gerindra.

Selain itu, penunjukan tersebut memang sudah menjadi sistem dari mekanisme partai.
Dipilihnya Ganjar sebagai orang nomor satu di partai besutan Prabowo Subianto ini terlihat istimewa. Dari beberapa banyak kader, secara langsung ayah dari dua orang anak ini ditunjuk berdasarkan usulan dari Dewan Penasehat Partai Gerindra.

“Kalau di Gerindra, penunjukan langsung. Ada beberapa usulan dari DPC ke DPD lalu diolah. Selain itu, di Gerindra tidak ada massa jabatan, kalau sudah ditunjuk harus melaksanakan tugas,” ujar pria lulusan Diklat Gerindra Masa Depan ini.

Ganjar pun menapik dengan kedudukannya saat ini merupakan sebuah aklamasi. Penunjukan langsung.

Berbeda dari parpol lain. Partai Gerindra menggunakan sistem komando. Sehingga musyawarah cabang (muscab) dan musyawarah daerah (musda) tidak diperlukan. Penunjukan tersebut hal mutlak kewenangan dari Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

“Mungkin Partai Gerindra berbeda dari partai yang lain, karena Partai Gerindra partai komando. Jadi tidak perlu diadakan muscab dan musda. Sepertinya ini kewenangan mutlak dari Ketua Umum DPP Partai Gerindra Pak Prabowo Subianto,” jelas Kader DPC Partai Gerindra Kabupaten Cianjur, Prasetyo Harsanto.

Partai Gerindra memiliki penilaian berbeda untuk menunjuk Ganjar Ramadhan dan bukan suatu hal yang mendesak. Hal ini dianggap sebagai suatu dinamika internal Partai Gerindra dan bisa terjadi kapanpun.

Selain itu, ini menjadi salah satu persiapan untuk menjelang pesta demokrasi. Sehingga dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan membawa angin segar untuk 2024. “Tentunya ini juga berkaitan dengan persiapan untuk 2024 nanti,” singkatnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Dedi Mulyadi menilai, sosok muda bisa melahirkan inovasi-inovasi dan gagasan-gagasan baru yang bisa menjadi motor dalam konteks proses demokrasi di Kabupaten Cianjur.

Bahkan, amanah yang diemban saat ini tidak semua orang bisa untuk menopangnya. Sehingga kesempatan tersebut dijadikan lahan untuk bekerja keras dalam menunjukan kualitas.

“Kita ketahui, sosok saat ini yang memimpin merupakan orang muda yang memiliki kualitas. Ini ruang bagi masyarakat Cianjur untuk berharap kiprah partai sebagai lokomotif demokrasi akan jauh lebih baik. Dengan politisi muda yang masih penuh idealis, ini menjadi modal sosial bagi Partai Gerindra yang tahun 2024 nanti akan berkontestasi dengan segala kekurangan dan kelebihannya,” paparnya.

“Tapi kita harus berpikir positif dan boleh memiliki harapan besar terhadap pemimpin partai yang muda, ini menjadi salah satu konsekuensi untuk menunjukan kualitas. Jika ketuanya muda, pasti gerbongnya relatif orang-orang muda dan cara kerjanya akan lebih mudah,” tutupnya. (kim)