Dua Pemuda di Sukabumi Jual Bendera Secara Paksa

DIAMANKAN : Polsek Nyalindung, Polres Sukabumi, saat mengamankan oknum pemuda yang jual paksa bendera kepada pengguna jalan pada Kamis (28/07).(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

RADARCIANJUR.com, SUKABUMI – Polsek Nyalindung, Polres Sukabumi, mengamankan dua pemuda yang diduga melakukan penjualan bendera merah putih secara paksa pada Kamis (28/07).

Kapolsek Nyalindung AKP R Dandan Nugraha Gaos kepada Radar Sukabumi (Grup Radar Cianjur) mengatakan, dua oknum pemuda yang diketahui berinisial IH dan AS ini, sengaja diamakankan Polsek Nyalindung, Polres Sukabumi. Lantaran, mereka telah menjual bendera secara paksa terhadap pengendara lalu lintas di ruas Jalan Raya Nyalindung, tepatnya di Kampung Baros I, RT 02/RW 04 Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung.

“Kami mendapatkan laporan dari warga dan pengguna lalu lintas yang merasa resah terkait adanya penjual bendera secara paksa,” kata Dandan kepada Radar Sukabumi pada Kamis (28/07).

Setelah mendapatkan laporan tersebut, sejumlah anggota Polsek Nyalindung, Polres Sukabumi, langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk memastikan kebenarannya.

“Saat di tinjau, ternyata benar mereka telah menjual bendera kepada para pengendara lalu lintas di jalur tersebut secara paksa,” tandasnya.

Untuk itu, setiba di lokasi kejadian petugas langsung menangkap dua oknum pemuda itu dan dibawa ke Mapolsek Nyalindung untuk dilakukan pemeriksaan lebih dalam.

“Sewaktu diamankan dan dilakukan pemeriksaan, IH ini bertindak sebagai koordinator penjual bendera. Sementara satu temannya lagi berinisial AS bertugas sebagai penjual bendera,” imbuhnya.

Selain mengamankan dua oknum pemuda, Polsek Nyalindung, Polres Sukabumi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti, 200 lembar bendera merah putih ukuran kecil dan uang sebesar Rp25.000.

“Kami berharap kerjasamanya, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban umum. Iya, kalau mau menjual bendera jangan sampai memaksa. Apalagi, caranya itu sampai menghentikan kendaraan,” pungkasnya. (den/rsmi)