Partai Buruh Ada di Cianjur, Ini Target Dan Strategi Raup Suara

Kegiatan konsolidasi Partai Buruh.  Foto : Bayu Nurmuslim

RADARCIANJUR.com- Partai Buruh  mengadakan kegiatan konsolidasi bersama para anggotanya di halaman kantor Bris Trans, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Sabtu (30/07/2022).

Kegiatan konsolidasi partai buruh dilakukan sebagai persiapan menyambut pemilu 2024 dan memiliki target lolos di Parlementer DPR RI.

Partai yang dipimpin Said Iqbal Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini optimistis lolos verifikasi dari KPU sebagai Parpol yang berkesempatan mengikuti Pemilu.

Ketua Executive Commite (Exco) Partai Buruh Provinsi Jawa barat Suparno mengatakan, pihaknya sangat optimistis lolos verifikasi KPU di tahun 2022.

Pasalnya saat ini kepengurusan partai telah ada di 34 Provinsi, 420 Kabupaten/Kota serta 4.200 Kecamatan.

Sedangkan di Jawa Barat dari 27 Kabupaten dan kota sudah ada 24 kepengurusan dan 330 kecamatan

“Artinya syarat-syarat semua sekarang sudah mencapai 50 persen di setiap kecamatan sudah terpenuhi, tinggal Partai Buruh menunggu verifikasi KPU administratif maupun faktual,” katanya.

Ia pun optimistis Partai Buruh di Kabupaten Cianjur akan menang, mengingat nantinya menjadi lahan atau tempat bergesernya industrialisasi dari berbagai kota seperti Karawang, Depok, Purwakarta, Bekasi dan lainnya.

“Nantinya partai Buruh di Cianjur harus menang karena akan bersinggungan dengan perusahaan-perusahaan yang baru sehingga nanti bisa menjaga investasi-investasi yang masuk tetapi dengan syarat tingkat kesejahteraan masyarakat Cianjur harus meningkat,” ujarnya.

Disisi lain, Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Cianjur, Asep Saepul Malik memiliki target 5 kursi di DPRD Cianjur.

“Kalau berbicara target kita berharap 5 kursi
untuk di Cianjur,” kata Asep Malik.

Saat ini strategi Partai Buruh Kabupaten Cianjur untuk meraup suara dengan memaksimalkan buruh- buruh yang tersebar di 86 perusahaan besar dan kecil.

“Kita akan memaksimalkan kantong-kantong buruh dengan jumlah di Cianjur sekitar 80 ribu lebih dan serikat-serikat buruh yang ada di Kabupaten Cianjur,” pungkasnya. (byu)