Jembatan Apung di Cianjur Akan Berkonsep Desa Wisata Bahari

Jembatan Apung yang tengah viral di Dermaga Calincing, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang. Foto : Bayu Nurmuslim/Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com– Jembatan Apung yang tengah viral di Kabupaten Cianjur menghubungkan antara Dermaga Calincing, Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang dan Dermaga Coklat Desa Cikidangbangbayang, Kecamatan Mande akan memiliki konsep Desa Wisata Bahari.

Jembatan yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan sekitar 40 persen ini terbilang unik karena menggunakan bahan ramah lingkungan yakni drum plastik yang disusun bersama kayu diatasnya.

Nantinya jika selesai jembatan yang dibangun diatas Waduk Cilincing ini akan memiliki panjang sekitar 1 kilometer dan lebar 2,5 meter.

Wakil Ketua Asosiasi Desa wisata (Asidewi) Kabupaten Cianjur Heri Setiadi mengatakan, selain menjadi tempat perlintasan masyarakat dari kedua desa dan dua kecamatan nantinya jembatan itu berkonsep pengembangan ekonomi desa.

“Sehingga akan dijadikan desa wisata bahari, akan dibangun juga wisata air seperti flying fox, banana boots,” katanya, Senin (01/08/2022).

Selain itu untuk menarik minat wisatawan lebih banyak lagi di seputaran jembatan apung atau waduk calincing akan dibangun juga restoran dan penginapan.

“Jadi untuk menarik minat wisatawan yang berkunjung ke sini,” katanya.

Pihaknya pun menargetkan jembatan itu akan selesai 100 persen dalam satu bulan kedepan.

“Mudah-mudahan selesai dalam waktu satu bulan,” ujarnya.

Disisi lain A.Jumiati masyarakat yang berprofesi sebagai ojeg perahu menyambut baik dengan adanya pembangunan jembatan apung.

“Harapannya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar kedepannya,” tandasnya. (byu)