Siti Anisa Remaja Sukaluyu, Tujuh Tahun Makan-Minum Pakai Selang

Siti Anisa warga Kampung Babakan, RT 03, RW 02, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, hanya terbaring lemah.

RADARCIANJUR.COM, CIANJUR Siti Anisa (17) warga Kampung Babakan, RT 03, RW 02, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, tujuh tahun harus makan dan minum melalui selang yang ditanam masuk ke bagian leher dan tenggorokannya.

Setelah ia mengalami kecelakaan tertabrak angkutan umum jurusan Cileungsi Cianjur di jalan baru Cianjur alternatif Jonggol saat bersepeda ketika duduk di bangku kelas VI sekolah dasar.

BACA JUGA : RumahTerbakar, Pemuda di Sukaluyu Nyaris Terpanggang

Semenjak itu, Siti hanya dapat melakukan aktivitas hanya di dalam rumah karena keterbatasan fisik yang tak lagi normal layaknya perempuan seusianya.

Keterbatasan fisik Siti pun membuat ia tak lagi dapat melanjutkan sekolah ke SMP, jika menghitung umur seharusnya ia sekarang duduk di bangku SMA.

Siti saat ini tinggal bersama orangtuanya yang sudah sepuh yakni Ejen (60) dan Lia (60).

Sang Ibu Lia (60) mengatakan, anaknya selalu diberi rujukan dari puskesmas Sukaluyu, Rumah Sakit Dr Hafiz untuk bisa berobat rutin ke RSCM Jakarta berbekal Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Saat ini selang di tenggorokan anaknya sudah lama tak diganti karena keterbatasan biaya

“Kabarnya sudah berjamur dan kotor, namun apa daya harganya jutaan rupiah dan kami tak berdaya membelinya,” katanya, Rabu (24/08/2022).

BACA JUGA Ada Kesamaan Gejala Gangguan Ginjal Akut, Cek Balita Anda Sekarang

Ketua RT setempat, H Asep, mengaku prihatin dengan kondisi keluarga Lia, terlebih diberi percobaan Siti yang sakit bertahun-tahun lamanya.

Bahkan, ayahnya yang menjadi tulang punggung hanya bekerja serabut atau menjadi buruh tani.

“Apalah daya keluarga ini rumahnya juga bilik dan menumpang di sawah yang punya tanah,” Kata Asep.

Ia pun, sudah mengajak beberapa dermawan untuk datang dan membantu untuk upaya kesembuhan Siti.

“Saya sadar penderitaan yang di alami siti s elama tujuh tahun butuh dukungan besar dari semua pihak,” tandasnya. (byu)