Kades Sindangraja Diberhentikan, Warga Ramai-ramai Gelar Aksi Potong Rambut

Salah satu warga Desa Sindangraja melakukan aksi cukur rambut hingga plontos.

RADARCIANJUR.com- Warga Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu melakukan aksi nyeleneh potong rambut hingga plontos secara bersama-sama.

Hal tersebut setelah menerima kabar SK Bupati sudah turun untuk pemberhentian kepala desa Sindangraja AlH.

Surat tersebut diterima Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, berisi keputusan (SK) pemberhentian kepala desa Sindangraja dan pengangkatan penjabat sementara kepala desa bernomor 141KEP.269-DPMD/2022.

Surat tersebut, menyebut bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 3 Peraturan Bupati Cianjur Nomor 67 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Sanksi Administrasi Terhadap Kepala Desa, yakni dalam hal kepala desa diberikan sanksi Administrasi berupa teguran secara tertulis selama 3 (tiga) kali dalam permasalahan yang sama dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak teguran pertama, maka berdasarkan laporan dari Camat, Bupati memberhentikan Kepala Desa.

Guna menjamin efektivitas dan kelancaran penyelenggaraan pemerintahan Desa Sindangraja Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, Bupati perlu mengangkat Penjabat Kepala Desa.

Muhammad Taufik Zuhrizal Sekretaris Kecamatan Sukaluyu, sebagai Penjabat Kepala Desa Sindangraja Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur.

Kepala BPD Desa Sindangraja, Ace Rudeni, membenarkan bahwa ada pihak perwakilan kecamatan yang mengantarkan surat pemberhentian kepala desa pada Rabu (24/8/2022).

Ace mengatakan, warga desa menyambut baik adanya SK pemberhentian kades, di jalan masuk ke kantor desa juga terpasang baliho ucapan terima kasih atas nama warga.

“Iya benar ada, kami telah menerima surat pemberhentian kepala desa bertandatangan bupati Cianjur,” katanya.

Terpisah, kuasa hukum kepala desa ALH, Karnaen, menyayangkan adanya surat pemberhentian kepala desa di saat ini proses persidangan kasus desa Sindangraja masih berlangsung.

“Sangat kecewa terhadap apa yang dialami oleh klien saya,” tandasnya. (byu)