Sedih Banget, Pemerintah China Nyatakan Dugong Telah Punah

Hewan Dugong

RADARCIANJUR.com – Pemerintah China menyebutkan bahwa dugong, salah satu mamalia laut yang dilindungi, sebagai hewan yang telah punah di negaranya.

Penelitian yang dilakukan oleh Zoological Society of London dan Chinese Academy of Sciences mengatakan dampak penangkapan ikan, serangan kapal, dan hilangnya habitat yang dipicu oleh aktivitas manusia telah mendorong penurunan jumlah hewan yang telah berkurang sejak tahun 1970-an.

Studi ini menemukan tidak ada catatan keberadaan dugong di China sejak 2008.

“Studi baru kami menunjukkan bukti kuat tentang hilangnya spesies mamalia air karismatik lainnya di China – sayangnya, sekali lagi didorong oleh aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan,” kata Profesor Samuel Turvey dari Institut Zoologi ZSL, dalam jurnal Royal Society Open Science, seperti dikutip dari The National, Rabu (24/8).

“Ketidakhadiran mereka tidak hanya akan berdampak pada fungsi ekosistem, tetapi juga berfungsi sebagai peringatan – pengingat serius bahwa kepunahan dapat terjadi sebelum tindakan konservasi yang efektif dikembangkan,” lanjutnya.

Habitat dugong terancam oleh degradasi habitat tumbuhan lamun yang sering kali disebabkan oleh pembangunan pesisir atau pencemaran air. Jika kekurangan rumput laut untuk dimakan, dugong tidak akan berkembang biak secara normal.

Makhluk yang ditemukan di lebih dari 30 negara itu dikenal sebagai ‘sapi laut’ karena kebiasaannya merumput di lamun laut.

Hewan ini Biasanya ditemukan di perairan pantai dan terdaftar sebagai hewan rentan oleh International Union for Conservation of Nature. (rmol)