Dua SPBU di Sukabumi dan Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Jabar Disita, Bareng Istrinya Melakukan Pencucian Uang

RADARCIANJUR.com, BANDUNG – Dua SPBU dan rumah wewah mantan Ketua DPRD Jabar disita. Keduanya berada disita di tempat berbeda.

Setelah Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita dua SPBU, kini rumah mewah mantan ketua DPRD Jabar disita.

Diketahui rumah mewah mantan ketua DPRD Jabar yang disita adalah Irfan Suryanagara, di kompleks elite Setra Duta, Jalan Setra Duta Lestari F3 Nomor 1, Kota Bandung.

Penyitaan aset kader Partai Demokrat itu dilakukan Bareskrim Polri melalui Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tersangka IS dan istrinya EK.

Saat ini, kasus yang menjerat IS dan istrinya EK tersebut tengah disidik oleh penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri.

Sebelumnya penyidik menyita Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Cipetir Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Kamis (24/8/2022).

Titin, petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) PN Bale Bandung mengatakan, tim Dittipideksus Bareskrim Polri datang ke Kantor PN Bale Bandung di Jalan Jaksa Naranata, Kabupaten Bandung pada (7/7/2022),

Tim Bareskrim Polri memberitahukan penetapan penyitaan aset milik tersangka IS dan EK.

Setelah itu, kata Titin, tim Bareskrim Polri minta Surat penetapan penyitaan dari pengadilan PN Bale Bandung untuk dilakukan penyitaan aset saudara IS dan EK terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Rumah wewah mantan Ketua DPRD Jabar disita berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung dengan Nomor: 678/PEN.Pid/2022/Pn BIb Tangal 07 Juli 2022. Tanah dan Bangunan ini disita oleh Dittipideksus Bareskrim Polri.

“Dengan penetapan Pengadilan PN Bale Bandung. Sekitar pukul 10.00 WIB itu tim Bareskrim (penyidik) menuju rumah Irfan untuk melakukan penyitaan dan penyegelan,” kata Titin.

Diberitakan sebelumnya, tim Dittipideksus Bareskrim Polri tiba di Kantor BPN Sukabumi di Jalan Suryakencana, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, sektar pukul 10.30 WIB.

Lalu, dengan menggunakan 2 mobil dinas dan 1 mobil patwal mereka menuju ke SPBU Cikidang, Jalan Cipetir Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Kamis (24/8/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB, rombongan Bareskrim Polri dan PN Sukabumi memasang spanduk pengumuman bahwa SPBU tersebut disita berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Cibadak dengan Nomor 378/Pen.pid/2022/Pn Cbd tanggal 8 Juli 2022 Tanah dan Bangunan ini disita oleh Dittipideksus Bareskrim Polri.

Informasi yang himpun, rumah dan SPBU tersebut merupakan milik mantan Ketua DPRD Jawa Barat berinisial IS dan istrinya EK yang kini menjadi tersangka atas dugaan TPPU atas laporan SG setelah menerima uang sebesar Rp57 miliar untuk pembelian rumah, tanah, dan SPBU.

Kemudian, rumah, tanah, dan SPBU itu, oleh IS dibalik nama atas nama EK (istri terlapor) dan IS juga tidak memberikan hasil dari usaha SPBU terhadap SG. sehingga SG merasa dirugikan karena rumah, tanah dan SPBU dikuasai oleh IS dan EK.

Rumah wewah mantan Ketua DPRD Jabar yang disita itu, akibat perbuatannya kedua pasangan yang melanggar Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dan Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 Undang–Undang Nomor 8 tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

(pojokjabar)